Gua Cantik! [bagian 4]
Malam itu Lupita dan Betty main ke rumah Marni. Sekalian jenguk ibu Marni yang sakit, mereka juga mau ngobrol lebih panjang tentang penampilan Marni tadi siang. Itu sih yang jadi niat awal.
Gua Cantik! [bagian 3]
Pangeran Tampan yang wajahnya mirip artis Indra Brugman mendengar keberadaan Putri Cantik. Seorang belahan jiwa segera terpampang di pelupuk matanya. Pangeran Tampan segera berkuda menuju dambaan jiwa. Setibanya di hadapan Putri Cantik, Pangeran Tampan segera mengutarakan isi hati.
Gua Cantik! [bagian 2]
Hari Senin ini juga menyebalkan buat Ayuni. Kekesalan dirasakannya dua ratus kali lebih lagi! Kesal karena ditegur Bu Tari soal dandanannya. Untung Ayuni bisa menahan diri. Diam, sambil sok manggut-manggut nurut. Coba kalau enggak, bisa bernasib sama dengan Joan. Gitu pikir Ayuni. Eh, habis Bu Tari ternyata ada yang ikutan kasih nasihat.
Ketika Dita Dilarang Ngaji
Eh, nggak cukup itu, Ummi juga nyuruh Dita pakai jilbab di sekolah en di luar sekolah. Wah. Tapi Dita nuruuuut aja. Daripada harus masuk TPA mendingan masuk sekolah Islam aza deh. Yang sedih adalah waktu ia nekat mau pake tanktop warna pink hadiah ulang tahun ke-17 dari Peggi, sobatnya. Ummi marah besar. “Daripada dipake sama anak Ummi, mending Ummi gunting-gunting,” ultimatum Ummi. Dita cuma bisa pasang muka kecut denger ancaman itu.
Gua Cantik!
”Ck, ah! Elo lebai deh! Elo tuh cuma harus lebih ati-ati kalau naruh apa-apa! Kalau perlu elo pasang alarm keplok-keplok di kacamata lo. Jadi, tiap elo lupa naruh, elo tinggal keplok-keplok, tepuk tangan. Alarm di kacamata lo kan entar respon tuh. Bunyi. Jadi lebih gampang tahu posisinya.”
Kereta Terakhir dari Jakarta
Ogi menghempaskan pantatnya di bangku kereta malam itu. Bahkan ia bisa selonjoran kaki. Maklum, namanya juga kereta terakhir, pasti hanya memuat orang seadanya. Boleh dibilang kosong melompong. Tentu saja itu sangat kontras bila dibandingkan dengan kereta yang berangkat pagi dan sore hari. Orang-orang rela berjubelan di gerbong. Bercampur keringkat puluhan penumpang lain.
