Jangan Jadi Antek!
Kalau sampai saat ini SBY menunjukkan respon terkejut atas ditangkapnya Ustadz Abu Bakar Ba’asyir, maka publik sudah sulit percaya. Apalagi karena reputasi SBY selama ini dikenal sangat tunduk pada AS.
Portal Opini dan Solusi Islami
Kalau sampai saat ini SBY menunjukkan respon terkejut atas ditangkapnya Ustadz Abu Bakar Ba’asyir, maka publik sudah sulit percaya. Apalagi karena reputasi SBY selama ini dikenal sangat tunduk pada AS.
Senin 9 Agustus 2010 siang ada berita Ustadz Abu Bakar Ba’asyir (ABB) ditangkap oleh Polri. Menurut Edward Aritonang, Jubir Polri, Ustadz ABB ditangkap karena diduga (dengan catatan tebal baru diduga) terkait dengan pelatihan militer di Aceh dan banyaknya anggota Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) yang ikut pelatihan tersebut.
Jerman kalah 1-0 lawan Spanyol! Wow, ini membenarkan ramalan Gurita Paul. Mungkin itu pikiran kita begitu mendengar berita kekalahan Tim Panser Jerman di Piala Dunia. Gurita ini memang hebat. Selama Piala Dunia Afsel ini pilihannya selalu tepat. Setidaknya minimal 5 kali tebakan gurita ini benar. Tapi apakah berarti ia bisa meramal? Dan ramalannya tepat? Tentu saja TIDAK. Semua hanya kebetulan saja.
Kontrol populasi menjadi strategi licik dunia Barat untuk menghadapi pertumbuhan pesat penduduk muslim. Khusus untuk Indonesia, AS mengkhawatirkan beberapa tahun kedepan jumlah penduduk Indonesia akan melampaui jumlah penduduk AS. Padahal saat ini negara-negara maju mengalami penurunan jumlah penduduk yang pesat, karena rendahnya angka kelahiran.
Barangkali ini juga dikaitkan pada realita tentang perilaku keseharian mereka yang bebas, berpakaian minim, pergaulan yang tanpa batas ditambah bukti keaslian tayangan yang telah disahkan oleh para ahli digital forensik. Sehingga tidak aneh kalau masyarakat tidak segan untuk menghakimi bahwa merekalah para pezina.
Di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang sangat sulit seperti sekarang ini, tentu sekolah-sekolah ini hanyalah memunculkan kalangan elit saja. Wajar kalau banyak pengamat pendidikan menyebut, perilaku pemerintah Indonesia sekarang seperti pemerintah Kolonial Belanda.