“Berrak Obama”
Itulah yang terdengar dari mulut seorang teman ketika menyebut nama Barrack Obama dengan aksen keinggris-inggrisan atau keamerika-amerikaan. Seketika saya tertawa. Teman saya itu seorang musisi. Dulu ia sangat bangga dengan Amerika Serikat dan sangat ingin ke Amerika untuk belajar musik di Amerika. Mungkin sisa-sisa kemampuan bahasa Inggrisnya digunakan untuk menyebut Barrack Obama dengan ”Berrak Obama”.
Gua Cantik! [bagian 4]
Malam itu Lupita dan Betty main ke rumah Marni. Sekalian jenguk ibu Marni yang sakit, mereka juga mau ngobrol lebih panjang tentang penampilan Marni tadi siang. Itu sih yang jadi niat awal.
Terorisme, Islam dan Operasi Intelijen
Tulisan ini sekedar memberi gambaran awal tentang keterkaitan fenomena dunia intelijen dengan upaya stigmatisasi Islam di balik isu terorisme. Gambaran awal yang dimaksud adalah karena dalam informasi terkait dunia intelijen sangat dekat dengan kondisi politik (nasional dan internasional), sehingga memerlukan pengamatan-penelusuran-penelaahan (mutaba’ah) yang senantiasa berlanjut, tidak pernah boleh terputus.
Sorry Boss, Kali Ini Tidak Taat!
Adalah Lily Wahid, putri Wahid Hasyim. Dia berani berbeda sikap dengan fraksinya, PKB, dalam voting soal bail out Bank Century. Satu hari kemudian, Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, yang sekarang jadi Menakertrans di Kabinet SBY-Budiono, mengancam Lily Wahid akan dikeluarkan dari jamaah (entah apa yang dimaksud dengan jamaah).
Mustafa Kemal Ataturk Sang Penjagal Khilafah [bagian 1]
Terjagalnya Khilafah tanpa daya pada bulan 28 Rajab 1342 H bertepatan dengan 3 Maret 1924 M bukanlah terjadi dengan sekejap mata. Sebagaimana kebaikan yang perlu proses untuk terjadinya, keburukan pun demikian, membutuhkan proses. Mustafa Kemal Ataturk menjagal Khilafah juga bukan proses sekejap, perlu proses yang panjang.
[mp3] Pemuda
“Pemuda engkaulah pemuda. Pemuda bintang bercahaya. Pemuda kau andalan kita. Terpancar pesona kharisma. Pemuda engkaulah pemuda. Pemuda pencerah gulita. Pemuda Muslimin sedunia. Berpadu tampaklah wibawa. Engkaulah pemimpin dunia. Pengemban tak peduli jera. Engkaulah kebanggaan kita. Pengemban risalah mulia.”
