Rumah Idaman Keluarga
Rumah itu harus menjadi tempat yang dapat melindungi fisik manusia dari cuaca, bencana alam, polusi, kebakaran, dsb. Intinya rumah itu harus menjadi tempat yang benar-benar aman dan sehat. Rumah itu harus bisa melindungi harta, melindungi kehormatan, melindungi keturunan dari kerusakan. Rumah Islam dibangun dengan arsitektur yang dapat memenuhi seluruh hal tadi.
[mp3] Fajar Bahagia
“Ini fajar bahagia. Ini fajar warnanya beda. Ini fajar tertoreh berita. Dari pengemban kita di sana. Berlalulah gelap kelam durja. Aroma menyedak getar petala. Berita disambut sepenuh jiwa dan raga.” inilah penggalan lirik lagu Fajar Bahagia. Nasyid dari Madina Project. Dipublikasikan via internet hasil kerjasama Madina Project dengan MediaIslamNet. Silakan di-download.
The Untouchable; Yang tak Bisa Disentuh [1]
Di masyarakat kapitalistik kita sering kita lihat bagaimana uang menyebabkan para konglomerat kelas kakap nyaris tak tersentuh hukum. Lihat saja kasus suap-menyuap jaksa, yang terjerat hanya jaksa dan makelar penyuapnya. Sementara si konglomerat yang menyuap kabur entah kemana.
Menjadi Pendidik yang Berkualitas
Beban pendidikan anak-anak tidak hnaya terletak pada para guru. Bagi anak-anak, semua orang dewasa harus menjadi teladan bagi mereka. Maka setiap orang dewasa harus mengajarkan kebaikan pada anak-anak. Dengan demikian setiap kita sebenarnya adalah para guru bagi anak-anak. Yang lebih saya maksud di sini selain para guru adalah juga para orang tua.
Rahim
“Bukan aku, kan?” senyum ejekannya muncul. Darahku mulai mendidih, bukan karena aku berhadapan dengan pria tak bertanggung jawab macam Pram. No, aku sudah puluhan kali berhadapan dengan pria macam begitu. Pram cuma satu bajingan kecil yang mendapat keberuntungan berkencan denganku. Tapi aku marah karena merasa ejekannya itu adalah kepada aku dan janinku itu.
Peran Ibu, Solusi Krisis Kepemimpinan Bangsa
Sebenarnya ini menjadi tugas pemimpin. Negara akan memasukkan materi pembinaan ibu ke dalam kurikulum sekolah bagi para calon ibu. Bisa juga negara menugaskan konselor-konselor yang digajinya untuk membina ibu-ibu di rumah-rumah mereka masing-masing. Negara melakukan ini karena ia memahami benar tanggungjawabnya dalam rangka mempersiapkan generasi.
