Pembebasan Konstantinopel: Byzantium Terdesak
Konstantinopel di ambang kejatuhannya. Namun Sultan Muhammad masih berusaha memasuki Konstantinopel dengan cara damai. Maka ia menulis surat kepada Kaisar Konstantin yang berisi permintaan agar dia menyerahkan kota itu tanpa pertumpahan darah. Dia menawarkan jaminan keselamatannya dan keselamatan pengawalnya saat keluar meninggalkan kota, dan siapa saja dari penduduk kota itu yang menginginkan keamanan.
Pendidikan Seksual di Keluarga
Merebaknya kasus pelecehan seksual, hamil di luar pernikahan yang sah, perkosaan ayah terhadap anak tiri maupun kandung, perkosaan anak kecil dibawah umur, dsb. Dari waktu ke waktu tetap mengundang tanya, namun belum pernah terjawab dengan tuntas. Benarkah kondisi ini semata-mata karena adanya tayangan pornografi maupun pornoaksi di media massa?
Pembebasan Konstantinopel: Dahsyatnya Pertempuran
Kesulitan-kesulitan yang terjadi selama perang, justru memunculkan ide-ide cemerlang yang belum pernah terpikirkan orang. Sultan Muhammad bertekad menyerang Kontantinopel dari semua arah, termasuk dari arah Golden Horn (Tanduk Emas). Maka mucullah ide cemerlang untuk memindahkan kapal-kapal dari pangkalannya di Bayskatasy ke Tanduk Emas. Ide itu dilakukan dengan cara yang tidak lazim, yaitu memindah kapal-kapal melalui darat ke pelabuhan di Tanduk Emas.
Karakteristik Negara Khilafah Islamiyah
Seruan Allah kepada Rasulullah SAW untuk memutuskan perkara di tengah-tengah mereka sesuai wahyu Allah SWT juga berlaku sebagai seruan untuk umat Islam. Mafhumnya, adalah ketika ada seruan ini, maka berarti umat Islam wajib untuk menyelenggarakan sistem yang bisa menjalankan hukum-hukum Allah SWT secara kaffah. Setelah Rasulullah SAW wafat, yang memutuskan perkara di tengah kaum muslimin adalah Khalifah, sedangkan sistemnya bernama Khilafah.
Pembebasan Konstantinopel: Persiapan Perang
Secara manusiawi, keberhasilan pembebasan Konstinopel ini adalah berkat kemampuan Sultan Muhammad al-Fatih menyiapkan peperangan dengan sedemikian matang. Druber, seorang penulis, menyatakan bahwa Sultan Muhammad al-Fatih memiliki kemampuan teknik perang yang sangat mumpuni dan pandai menggunakan semua senjata.
Produk MediaIslamNet di “Bandung Islamic Book Fair 2010”
Bagi para pengunjung dan pembaca setia MediaIslamNet.Com, ada kabar gembira untuk Anda. Khususnya bagi Anda yang ada di wilayah Bandung dan sekitarnya. Dapatkan produk-produk MediaIslamNet di “Bandung Islamic Book Fair”, di Stand Al Azhar (stand No. 106). Tempat acara di Landmark Convention Hall. Jl. Braga 129 Bandung. Tanggal 6-14 Mei 2010.
