Gua Cantik! [bagian 2]

Hari Senin ini juga menyebalkan buat Ayuni. Kekesalan dirasakannya dua ratus kali lebih lagi! Kesal karena ditegur Bu Tari soal dandanannya. Untung Ayuni bisa menahan diri. Diam, sambil sok manggut-manggut nurut. Coba kalau enggak, bisa bernasib sama dengan Joan. Gitu pikir Ayuni. Eh, habis Bu Tari ternyata ada yang ikutan kasih nasihat.

Inulkrasi

Inul gitu loh, memungkinkan berbagai khayalan bagi para rakyat negeri ini. Bagaimana kalau, sang Inul berkampanye di depan para pendukungnya yang beramai-ramai ”ngebor” bagai badai tornado. Dan bagaimana kalau berikutnya Dewi Persik juga diusulkan sebagai wakil bupati dari fraksi Goyang Gergaji. Selanjutnya diangkatlah sebagai Sekwildanya Julia Perez yang memang sangat pakar dalam urusan Sek-Wil-Da.

Ketika Dita Dilarang Ngaji

Eh, nggak cukup itu, Ummi juga nyuruh Dita pakai jilbab di sekolah en di luar sekolah. Wah. Tapi Dita nuruuuut aja. Daripada harus masuk TPA mendingan masuk sekolah Islam aza deh. Yang sedih adalah waktu ia nekat mau pake tanktop warna pink hadiah ulang tahun ke-17 dari Peggi, sobatnya. Ummi marah besar. “Daripada dipake sama anak Ummi, mending Ummi gunting-gunting,” ultimatum Ummi. Dita cuma bisa pasang muka kecut denger ancaman itu.