Portal Opini dan Solusi Islami
  • Editorial
  • Lagu Ideologis
  • Remaja
  • Reportase
  • Video
  • Masuk log
MediaIslamNet
  • Beranda
  • Profil MIN
  • Radio Network
  • Pesantren Media
  • Pernik
    • Catatan Perjalanan
    • Fiksi
    • Homeschooling
    • Inspirasi
    • Kisah Teladan
  • Download
    • E-Book
    • File VOI
    • Lagu Ideologis
    • Master IT
  • Konsultasi
    • Anak Muda
    • Akidah dan Ibadah
    • Ekonomi Islam
    • Keluarga
    • Sensasi Seks Sesuai Syariah
Browsing: / Home / 2010 / November / Suami Tidak Mau Menggauli Istri
Print Email Shortlink

Suami Tidak Mau Menggauli Istri

By admin on Senin, 8 November 2010 in Konsultasi, Sensasi Seks Sesuai Syariah

Tanya:

Saya ibu N. Saya ingin ber tanya. Dosakah suami tidak melakukan hubungan suami istri? (0856xxxx)

Ass. mau tax apakah suami tdk berdosa jk istri kepingin digauli tetapi suami tdrx membelakang saja? Dan suami ini terxata sdh menikah lg padahal istri pertama aja g puas suami selalu alasan capek. Dari bu E d makassar. 0852XXXXX

Jawab:

Alaykumus salaam wr. wb.

Berhubungan seks bukan hanya hak suami, tetapi juga hak istri. Suami berkewajiban memenuhi hak istri ini.

Allah SWT memerintahkan para suami untuk menyetubuhi istri-istrinya:

“Faidzaa tathaHHarna fa`tuuHunna min haytsu amarakumullaaHu.”

Artinya:

“Jika mereka telah suci, maka campurilah mereka (istri-istrimu) itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu.” (QS. Al-Baqarah: 222)

Imam Ibnu Hazm menyatakan bahwa suami wajib menyetubuhi istrinya jika ia tidak ada halangan apa-apa.

Ada kisah yang menarik mengenai hal ini:

Muhammad bin Ma’an al-Ghifari berkata,

“Seorang perempuan datang kepada ‘Umar lalu berkata, ‘Wahai Amirul Mu’minin, sesungguhnya suamiku siang hari puasa dan malam hari shalat. Aku tidak senang mengadu kepadanya karena ia menjalankan ketaatannya kepada Allah.’

Lalu ‘Umar berkata kepadanya, ‘Memang laki-laki itu adalah suamimu.”

Lalu berkali-kali perempuan tadi mengulangi perkataannya dan ‘Umar pun berkali-kali pula mengulang jawabannya.

Lalu Ka’ab al-Asadi berkata kepada ‘Umar, “Wahai Amirul Mu’minin, perempuan ini mengadukan keadaan suaminya karena ia membiarkan tidur sendirian.’

Lalu ‘Umar menjawab, ‘Kalau seperti itu yang kau fahami dari ucapannya, maka putuskanlah perkara antara keduanya.’

Lalu Ka’ab berkata, ‘Saya akan datangkan suaminya.’

Kemudian datanglah suaminya lalu Ka’ab bertanya kepadanya, ‘Sesungguhnya istrimu ini mengadukan kamu.’

Lalu ia menjawab, ‘Apakah tentang persoalan makan dan minum?’

Jawab Kaab, ‘Bukan.’

Lalu istrinya berkata, “Wahai Pak Hakim yang bijak bestari, suamiku meninggalkan tempat tidurku karena masjidnya. Ia jauhi tempat tidurku karena beribadah. Berilah keputusan wahai Ka’ab. Jangan bimbang. Siang dan malam ia tidak tidur. Tetapi sikapnya terhadap perempuan aku tidak dapat memujinya.’

Lalu suaminya menjawab, ‘Aku menjauhkan diri dari perempuan dan kenikmatan seks. Aku adalah orang yang sedang menekuni ayat-ayat yang diturunkan dalam surat Nahl dan tujuh surat-surat yang panjang (al-Baqarah, Ali Imran, an-Nisaa`, al-Ma`idah, al-An’am, al-Anfaal, dan at-Taubah, red). Dalam Kitabullah ada peringatan dari Tuhan.

Setelah itu Ka’ab berkata, ‘Sesungguhnya istrimu mempunyai hak atas dirimu, wahai kawan. Bagian dia ada pada yang empat (dua paha laki-laki dan dua paha perempuan, red), bagi orang yang berakal. Berikanlah itu kepadanya, Dan janganlah anda perpanjang alasan.’

Kemudian Ka’ab berkata, ‘Allah menghalalkan kamu menikahi empat perempuan. Tiga malamnya menjadi hakmu untuk menyembah Tuhanmu.’

Umar berkata, ‘Demi Allah, aku tidak tahu mana dari dua perkaramu ini yang paling ajaib. Apakah dari pengertianmu atas persoalan mereka ataukah putusanmu kepada keduanya. Sekarang baiklah anda pulang, wahai Ka’ab. Dan anda saya angkat jadi Hakim di Bashrah.’

Semoga kisah tadi bisa memberi semangat para suami untuk menggauli para istrinya tanpa harus menunggu sang istri sampai meminta haknya. Jangan biarkan istri anda merana, apalagi mulai berfikir untuk berselingkuh. Na’uddzu billahi min dzalika.

Jadilah suami yang baik terhadap istri-istri anda, karena itu tanda kesempurnaan iman seorang mu’min.

‘An Abii Hurairata qaala: qaala rasuulullaaHi (saw):

“Akmalul mu`miniina iimaanan ahsanuHum khuluqan, wakhiyaarukum linisaa`iHim.”

Artinya:

Dari Abu Hurairah ra, ia berkata: Rasulullah saw bersabda:

”Sesempurna-sempurna iman orang mukmin adalah yang paling baik akhlaqnya dan yang paling baik terhadap istrinya.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi, Tirmidzi mengesahkannya)

Insya Allah keinginan untuk menjadi mu’min yang sempurna ini akan mengatasi segala kecapekan. Madu, jahe, dan pasak bumi siap menyokong stamina suami agar segar dan kuat saat menyetubuhi istrinya. [UMAR ABDULLAH]

Share this on: Mixx Delicious Digg Facebook Twitter
istrisekssuami
  • Related Stories
  • Most Popular
  • “Lesbianis Diserang, Liberalis dan Dajjalis Meradang”
  • Bahasa Iblis dalam Politik Kaum Liberalis
  • Diskusi Aktual Pesantren Media: “Lesbianis Diserang, Liberalis dan Dajjalis Meradang”
  • Doa Sang Penghafal al-Quran
  • “Hal Janggal dalam Proyek Pemerintah”
  • [file] Voice of Islam edisi 59 (1-15 Mei 2012)
  • Gundukan Tanah Merah
  • Sejarah Perayaan Tahun Baru Berbagai Bangsa dan Umat di Dunia
  • [mp3] Tragedi Semangka Satu Biji
  • [mp3] Pemuda
  • Pelajaran Berharga untuk Satpol PP
  • [mp3] Saatnya Khilafah Memimpin Dunia
← Previous Next →

Nasihat Hari Ini

TIGA HAL YANG MENYELAMATKAN: Tiga hal yang termasuk penyelamat, yaitu: takut kepada Allah SWT di kala sepi maupun di kala ramai; sederhana di kala melarat maupun di kala kaya raya; dan berlaku adil di kala situasi tenang maupun di kala sedang emosi. — Hadits Rasulullah saw.

Kategori

  • Download (64)
    • File VOI (50)
    • Madina Project (7)
    • Top Issue (7)
  • Editorial (74)
  • Konsultasi (254)
    • Akidah dan Ibadah (74)
    • Anak Muda (39)
    • Ekonomi Islam (102)
    • Keluarga (8)
    • Sensasi Seks Sesuai Syariah (30)
  • Lagu Ideologis (42)
  • Pernik (506)
    • Catatan Perjalanan (8)
    • Celoteh Anak (1)
    • Cewek Only (6)
    • Doa Seorang Hamba (4)
    • Female (4)
    • Fiksi (34)
    • Harmoni (3)
    • Homeschooling (32)
    • Info (64)
    • Inspirasi (31)
    • Jadwal Siaran VOI (2)
    • Karya Santri (41)
    • Keluarga Sakinah (23)
    • Kisah Teladan (56)
    • Konsultasi Surat (30)
    • Media Watch (2)
    • Mutiara Hadits (3)
    • Nasihat (5)
    • Opini (33)
    • Parenting (5)
    • Puisi (1)
    • Remaja (49)
    • Reportase (30)
    • Resensi (4)
    • Ruhiyah (3)
    • Sejarah (1)
    • Titian Ideologi (19)
    • Wawancara (12)
  • Video (17)

Tweet

Top 10 (Artikel Acak)

  • Staring into the Enemy’s Eyes - 1.046 views
  • Korupsi Patut Dibenci - 362 views
  • VOI: Remaja Bermasalah - 195 views
  • VOI: Haruskah Merayakan Tahun Baru? - 176 views
  • VOI: Kismis dan Jahe - 168 views
  • VOI: Bagiku Agamaku, Bagimu Agamamu - 166 views
  • VOI: Pengintai di Sekitar Kita - 162 views
  • VOI: Rubrik PUISI - 161 views
  • VOI: Haruskah Membatasi Jumlah Kelahiran? - 157 views
  • VOI: Perayaan Tahun Baru 1 Januari - 153 views

Popular Posts

  • Petting dengan Pacar (33,281)
  • Hukum Oral Seks (30,050)
  • Berhubungan Intim dengan Istri Melalui Berbagai Variasi Gaya (26,861)
  • Hukum Rebonding dalam Islam (22,220)
  • Posisi Hubungan Intim Saat Istri Hamil (19,007)
  • Suami Minta Berhubungan Seks dengan Istri Setiap Hari (18,769)
  • Bolehkah Telanjang Saat Berhubungan dengan Istri? (16,185)
  • Bolehkah Belajar Seks dari Film Porno? (11,946)
  • Sejarah Penulisan, Pengumpulan, dan Penyalinan al-Quran (7,687)
  • Pilih Mana: Meredam atau Menyalurkan Nafsu Seks? (7,639)
MediaIslamNet on Facebook

Statistik

free counters Free Page Rank Tool

Newsletter

  • Agenda
  • Harmoni
  • Keluarga Sakinah
  • Opini
  • Titian Ideologi

CopyLeft © 2012 MediaIslamNet.

Powered by WordPress and News.