Membangun Kecerdasan Anak Sejak Dini
Dengan mengoptimalkan seluruh potensinya. Mulai dari panca indera, fakta (dengan selalu mencermati dan memantau fakta), otaknya sebagai hardware dan informasi (dengan mencari ilmu dan memantau berita). Kemudian senantiasa mengulang-ngulang proses berfikir. Karena tabiat akal adalah belajar. Semakin diasah semakin tajam.
Memahami Tumbuh Kembang Anak
Kita perlu memahami tahapan tumbuh kembang anak. Dalam hal ini sangat memperhatikan factor usia. Anak mengalami pertumbuhan secara akal dan naluri. Dalam proses pendidikan, karena filosofisnya adalah mencerdaskan akal, maka perlu diperhatikan bagaimana perkembangan akal pada anak.
Ketika Anak Menyukai Seni dan Sastra
Seni sastra Islam terpancar dari Aqidah islam dan terikat kuat dengan rambu-rambu syariat. Karena dalam produk pendidikan Islam telah membentuk muslim-muslim dengan kepribadian Islam yang tinggi. Sehingga ekspresi seni dan stranya pun bernilai tinggi.
Ketika Anak Bosan Sekolah
Orang tua harus mencari solusi. Misalnya dengan memindah anak ke sekolah yang baik. Atau sebenarnya yang paling ideal dan ini yang seringkali justru orang tua merasa tidak sanggup adalah mengajar anaknya sendiri.
Jangan Sampai Anak Lepas Kendali
Ada orang tua yang saking sayangnya ke anak akhirnya membebaskan anak berbuat apa saja. Ketika ngamuk dibiarkan tidak diatasi, ketika merusak juga dibiarkan tidak ditangani, ketika menangis berlebihan juga tidak dilihat keperluan sebenarnya apa.
Belajar Sejak dalam Kandungan
Pembahasan tentang terbentuknya komponen-komponen berfikir memang dimulai sejak janin. Indera pendengaran terbentuk sejak usia 4 bulan kehamilan (16 minggu), pada saat itulah mulai terjadi gerakan-gerakan bayi dalam rahim.
