Temanku Seorang Lesbian
Dia belum tahu bagaimana seorang laki-laki mulia memperlakukan wanita. Ini karena faktor pendidikan. Latar belakang agamanya sangat minim. Sehingga dia hanya menjadikan fakta sebagai sumber dalam menilai segala sesuatu. Ketika fakta-fakta yang banyak dihadapinya adalah yang menyakitkan tentang sosok seorang laki-laki, maka itulah yang menjadi standar penilaian.
Sekolah Para Ningrat
Hanya para ningrat, para meneer ireng, yang boleh bersekolah. Karena loyalitas mereka telah teruji. Mereka tak akan memberontak, bahkan mendukung pendudukan Belanda. Mereka pula yang menindas perlawanan rakyat. Persis seperti yang diceritakan Douwes Dekker atau Multatuli dalam novelnya Max Havelaar.
[mp3] Mari Menimbang Masalah dengan Syariah
Lagu dalam format MP3 ini adalah ost Voice of Islam. “Setiap manusia pasti punya masalah. Ada yang rumit ada pula yang klasik. Masalah kita, masyarakat, dan dunia. Semua pasti terusik. Allah menguji kita dengan masalah. Allah pun telah siapkan solusinya. Untuk menguji setiap dari kita. Siapa hamba terbaik.”, demikian sebagian lirik dan lagunya. Download dan dengarkan!
Bahagianya Menjadi Seorang Ibu
Yang dimaksud ummahaati adalah seorang ibu yang menjalankan peran keibuan. Bukan sekedar ibu biologis saja. Kemudian .Rrasulullah Saw bersabda: “al Mar’atu raiyyatun alaa baiti ba’liha wa waladihi wa huwa mas’ ulatun an raiyyatiha.” HR Muslim. Dari sini bisa diambil kaidah ushul bahwa al ashlu fil mar ati al ummu wa robbatul baiti. Hukum pokok bagi perempuan adalah ibu dan pengelola rumah tangga.
Pram!
Awalnya Pram menolak ajakan seorang teman lamanya waktu SMA. Tapi akhirnya ia menyerah dan kemudian mengorbankan idealisme dan perjuangannya. Prinsipnya kalah digerus kondisi yang membuatnya tak punya waktu untuk berpikir lebih panjang dan lebih jernih. Maka, tawaran jadi DJ dari temannya ia terima juga demi utang keluarga bisa terbayar lunas.
Menegakkan Benang Basah Demokrasi
Hal lain yang kini dicemaskan oleh para pengusung demokrasi ialah persoalan kesejahteraan. Sejumlah kalangan menyerukan agar jangan mengaitkan demokrasi dengan kesejahteraan. Presiden SBY pun mengingatkan hal serupa kepada masyarakat. Kecemasan ini amat berdasar karena demokrasi yang telah lama dipraktikkan di tanah air – juga di dunia – alih-alih menciptakan kemakmuran bersama justru menggali jurang kemiskinan yang kian dalam.
