Racun Itu Bernama Rokok

Pernah dengar nama Tar? Ya, tar adalah senyawa hidrokarbon hasil pembakaran tidak sempurna pada waktu seseorang menghisap rokok. Tar berwarna coklat kehitaman. Kalau seseorang merokok dengan menggunakan pipa, di dalam pipa rokok tertempel lendir yang berwarna merah coklat. Itulah Tar. Di dalam tar terkandung senyawa-senyawa kimia yang karsinogenik (penyebab kanker).

Keluarga Sakinah Penegak Syariah dan Khilafah

Rumah tangga yang dibentuknya bukan sembarang rumah tangga, melainkan rumah tangga yang akan diboyong ke surga. Inilah perkara yang senantiasa diingatnya ketika menghadapi persoalan. Karenanya, ketika terjadi guncangan rumah tangga, mereka saling berpegangan, bukan justru saling berlepas tangan. Solusi dan prinsip dalam menyelesaikan persoalan pun senantiasa disandarkan pada akidah dan syariat Islam.

Merokok

Satu setengah tahun kemudian (12 Maret 2010) saya mendengar Dr. Fachmi Idris, mantan Ketua IDI, mengatakan di Metro TV bahwa penduduk Indonesia 65 %nya adalah perokok aktif dan 80%nya adalah perokok pasif. Dan rata-rata setiap 2,5 menit ada orang mati karena rokok. Terus terang saya cukup terhenyak dengan data tersebut.

Memutuskan Hubungan dengan Kebatilan

Beberapa hari lagi kita pun akan menyaksikan drama berikutnya; sambutan para penguasa negeri ini kepada penjagal kaum muslimin yang berkedok ‘kasih sayang’ dan ‘perdamaian’, Barrack Obama. Akankah ada keberanian dari para pemimpin negeri ini untuk memutuskan hubungan dengan kebatilan dan kekufuran? Tidak memberikan loyalitas dan kesetiaan kepada musuh Allah? Ataukah mereka akan memberikan sembah ta’zhim?

[file] Top Issue Edisi 11 Maret 2010

Isu terorisme yang kembali mencuat menjadi tema utama Top Issue pekan ini. Pembaca yang terhormat (khususnya pengelola radio yang tergabung dalam jaringan VOIRadioNetwork) yang menyiarkan program acara TOP ISSUE yang disiarkan secara rutin pada setiap Kamis malam pukul 20.00 WIB, berikut ini file-file rekaman acara TOP ISSUE edisi 11 Maret 2010. Silakan didownload pada link-link berikut ini […]