“Perubahan Sosial dengan Jejaring Sosial”
Harusnya negara yang mengatur. Dibuat aturan dan kebijakan agar orang yang menggunakan situs jejaring sosial atau interaksi di internet secara umum tak bisa memalsukan data dan identitas.
Portal Opini dan Solusi Islami
Harusnya negara yang mengatur. Dibuat aturan dan kebijakan agar orang yang menggunakan situs jejaring sosial atau interaksi di internet secara umum tak bisa memalsukan data dan identitas.
Diskusi Aktual Pesantren Media: “Perubahan Sosial dengan Jejaring Sosial”. Rabu, 8 Februari 2012, pukul 16.00-18.00 WIB di Rumah Media, Jl. Raya Laladon No. 54. BOGOR.
Lagi enak-enak online nih sama teman-teman, ada salah satu teman saya, memakai foto saya dan yang lebih parah lagi…
Manusia adalah mahluk sosial. Sejak dilahirkan, manusia akan selalu mempuyai kecendrungan untuk bersosialisasi dengan sesamanya.
Terus yang nggak kalah penting dan kudu waspada sesuai dengan judul artikel ini, facebook ternyata banyak digunakan sebagai ajang mencari jodoh atau istilah liberalisnya pacaran. Iddih ampun deh! Nggak tau apa kalo istilah pacaran ngak ada dalam Islam?
Facebook emang fenomenal dan mengasikkan, tapi kalo sampe kita nggak makan gara-gara facebook itu kebangetan. Bahwa facebook bisa juga ada manfaatnya memang iya, tapi kan nggak mesti berbuat konyol dan punya prinsip: mangan ora mangan, yang penting facebook. Ah, itu lebih dari kebangetan, yakni: Sungguh terlalu! (backsound: tunjukkan dengan ekspresi Bang Rhoma ya!)