Adalah Rahasia

Selama perjalanan, mereka tidak saling bicara. Masing-masing tenggelam dalam pikirannya. Sambil menyetir, Fian menumpu kepala dengan tangan kanan ke jendela. Hujan yang turun sepuluh menit yang lalu membuat suasana hari itu bertambah suram bagi Resti. Sesekali dia menoleh ke arah adiknya, memastikannya baik-baik saja.

Putus

“Kita harus berhenti. Harus berani berpisah. Aku sudah menjelaskan padamu semuanya. Tidak ada bedanya kalau sekarang harus memberikan penjelasan lagi,” kataku padanya di suatu sore. Waktu serasa lambat berputar. Aku dengannya di sebuah kafe.

Misteri Puisi Cinta Itu…

“Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku. Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum. Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruang hampa. Cintaku lebih besar dari bilangan avogadro. Walau jarak kita bagai matahari dan Pluto saat aphelium. Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku. Seindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulih. Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatas”

Ketika Dita Dilarang Ngaji

Eh, nggak cukup itu, Ummi juga nyuruh Dita pakai jilbab di sekolah en di luar sekolah. Wah. Tapi Dita nuruuuut aja. Daripada harus masuk TPA mendingan masuk sekolah Islam aza deh. Yang sedih adalah waktu ia nekat mau pake tanktop warna pink hadiah ulang tahun ke-17 dari Peggi, sobatnya. Ummi marah besar. “Daripada dipake sama anak Ummi, mending Ummi gunting-gunting,” ultimatum Ummi. Dita cuma bisa pasang muka kecut denger ancaman itu.

Kereta Terakhir dari Jakarta

Ogi menghempaskan pantatnya di bangku kereta malam itu. Bahkan ia bisa selonjoran kaki. Maklum, namanya juga kereta terakhir, pasti hanya memuat orang seadanya. Boleh dibilang kosong melompong. Tentu saja itu sangat kontras bila dibandingkan dengan kereta yang berangkat pagi dan sore hari. Orang-orang rela berjubelan di gerbong. Bercampur keringkat puluhan penumpang lain.

Bunga-bunga Dakwah

Anak-anak rohis memang mulai dicurigai oleh pihak sekolah bahwa organisasi ini ditunggangi pihak lain. Beberapa orang guru mulai diterjunkan sebagai Tim Pencari Fakta untuk menyelidiki kasus ini. Ada isu kalo anak-anak rohis mulai berani mengkritik kebijakan sekolah yang hendak menetapkan wajibnya siswa memberi sumbangan untuk perpisahan kelas tiga karena dikendalikan organisasi di luar sekolah.