Rendah Dirikah Kita?
Rendah diri dan ketakutan adalah patogen perjuangan. Ia akan menggerogoti jiwa para pejuang dan membunuh kemenangan. Menyedihkan jika ada pendekar syariah yang ragu menghantam kebatilan demokrasi, kapitalisme dan komunisme. Ambigu saat menghadapi kebusukan liberalisme.
[mp3] Selamatkan Kami!
“Ketika noda mencederai kehormatan dan terjadi Kehamilan. Kalian menyebutnya Kehamilan tak Diinginkan. Kalian ajarkan membunuh janin-janin bukan suatu kesalahan. Dengan UU yang membolehkan Aborsi yang kalian legalkan. Dan UU Kesehatan Reproduksi Remaja produksi setan.” Inilah penggalan lagu yang dipersembahkan MediaIslamNet untuk menyelamatkan generasi muda Islam dari bahaya liberalisme. Selamat mendengarkan.
Pram!
Awalnya Pram menolak ajakan seorang teman lamanya waktu SMA. Tapi akhirnya ia menyerah dan kemudian mengorbankan idealisme dan perjuangannya. Prinsipnya kalah digerus kondisi yang membuatnya tak punya waktu untuk berpikir lebih panjang dan lebih jernih. Maka, tawaran jadi DJ dari temannya ia terima juga demi utang keluarga bisa terbayar lunas.
[mp3] Jawaban Tuntas tentang Takdir
Takdir itu penuh misteri. Manusia kadang berpikir, “buat apa beramal jika sudah ditentukan oleh Allah nasib kita?” Jawabannya ada lagu ini. Bagi yang ingin mengoleksinya, silakan donwload dan dengarkan. Bagi yang hendak mendengarkan langsung via streaming internet, silakan. Semua untuk Anda, dari MediaIslamNet.
Saat yang Tepat untuk Berbuat
Saat yang tepat untuk berbuat adalah ketika kita tahu apa yang harus kita lakukan adalah yang paling benar atas dasar keimanan. Keimanan memang membutuhkan amal. Tapi, hanya amal shaleh yang akan diterima. Betapa banyak orang yang berbuat kebenaran, tapi kebenarannya tersebut hanya berdasar hawa nafsunya dan persepsinya tanpa hukum syara. Continue Reading
[mp3] Di Negeriku Ada Pencuri
Baillout terhadap Bank Century adalah skandal keuangan terbesar negeri ini di tahun 2009. Berita di media massa dijejali kisruh ini. Banyak data dan banyak fakta seputar kasus itu, tapi MediaIslamNet mengkritiknya melalui lagu, berikut sebagian liriknya: “Di negriku ada pencuri. Pasang badan bela Century. Uang amblas dibawa lari. Nasabahnya mati berdiri”. Download dan dengarkan lagunya!
