Diterimakah Ibadah Orang yang Sudah Direbonding Rambutnya?
Hukum merebonding rambut adalah haram karena ia mengubah bentuk ciptaan Allah dengan proses kimiawi sehingga struktur protein pada rambut berubah. Allah berfirman: “Dan aku (syaithan) akan menyuruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu mereka benar-benar mengubahnya”. (QS An-Nisaa` [4] : 119)
Untuk apa sih menulis?
Menulis pun bagi kita semestinya diniatkan untuk berbagi. Ya, sekemampuan kita. Sebab, adakalanya untuk menjelaskan sesuatu kita butuh detil dan pemaparan fakta. Dan, itu tentunya harus dituliskan. Bukan dikatakan. Bahkan bila perlu dilukiskan dengan rangkaian kata yang indah untuk menjelaskan suatu definisi atau makna.
Anomali Shalat Kita
Tapi seperti sebuah anomali, shalat yang merupakan hukum Islam yang elementer dan amat penting, juga teramat sering disampaikan dalam forum-forum pengajian, justru menjadi bagian yang kini amat mudah diabaikan. Dengan mudah kita bisa mendapati saudara kita yang meninggalkan shalat.
Indahnya Ibadah Bersama
Kadangkala kita juga lupa menciptakan suasana yang dapat membangun kebersamaan. Padahal banyak hal yang bisa dilakukan bersama pasangan. Salah satunya adalah menjalankan ibadah bersama. Pastinya beribadah ditujukan untuk Allah, bukan yang lain. Akan tetapi dengan menjalankannya bersama pasangan bisa menggugah lagi keharmonisan hubungan dengannya.
Seberapa Dekatkah Kita?
Ironinya banyak insan yang berpikir bahwa Allah-lah yang ‘berlepas diri’ darinya. Mereka berpikir Allah telah meninggalkan mereka, tak lagi mengindahkan perasaan dan nasib mereka. Sebagian lagi menyangka bahwa Allah telah menzalimi diri mereka.
Saat yang Tepat untuk Berbuat
Saat yang tepat untuk berbuat adalah ketika kita tahu apa yang harus kita lakukan adalah yang paling benar atas dasar keimanan. Keimanan memang membutuhkan amal. Tapi, hanya amal shaleh yang akan diterima. Betapa banyak orang yang berbuat kebenaran, tapi kebenarannya tersebut hanya berdasar hawa nafsunya dan persepsinya tanpa hukum syara. Continue Reading

