“Raksasa” Menyantap “Raksasa”
Awal Januari hingga tengah Januari 2013 Indonesia kebagian badai siklon. Di daratan badai menyebabkan rumah ambruk dan pohon tumbang. Di lautan badai memompa air membentuk ombak yang tinggi sekali. Di Selat Sunda saja tingginya enam meter, apalagi di laut lepas. Enam meter itu setinggi dua rumah, bro.
Ciliwung, Ya Allah, Ya Allah
Tak terasa kalimat tersebut meluncur dari bibir saya. Bagaimana tidak, seumur-umur sejak saya pertama kali menginjakkan kaki di Bogor, baru kali ini saya melihat Ciliwung sedahsyat itu. Airnya penuh hampir menyentuh bibir sungai. Air mengalir dengan kecepatan tinggi membelah Kebun Raya Bogor.
Tak Ada Sapi, Tuna Pun Jadi
Rabu 12 Desember 2012 lalu saya geregetan mendengar berita pemasok daging untuk pembuatan bakso ternyata mencampur daging sapi dengan daging babi celeng. Ketika ditanya, si pencampur mengaku bahwa harga daging sapi sedang mahal sementara harga babi celeng murah. Tega benar! Kasihan si penjual bakso.
Semangka Segar Saat Panas Membakar
Allah memang sangat sayang kepada hamba-hambaNya. Saat dingin menusuk di bulan Desember, Allah memasakkan buah-buah durian yang hangat untuk kita. Dan saat panas membakar di bulan September, Allah menyediakan buah-buah semangka yang segar untuk mendinginkan tubuh kita. Alhamdulillah.
Tutut
Namun sekarang, ada gerobak penjual tutut yang spanduknya bertuliskan Sedot Tutut. Ada lagi spanduk yang lebih berani. Tulisannya Tutut Pak Harto. Mungkin penjualnya bernama Pak Harto.
Di Kaki Gunung Salak
Salah satu pemandangan yang menarik di sekitar Pesantren Media adalah pemandangan Gunung Salak. Setiap hari, mau pagi, siang, sore, kami bisa memandangi Gunung Salak.





