“Di Balik Hancurnya Sukhoi”
“Kalau saya menduga faktor manusia dan juga teknologi. Faktor manusianya adalah pilotnya tidak tahu medan sedangkan faktor teknologinya adalah pesawat tidak punya alat untuk mendeteksi topografi yakni ketinggian suatu tempat,” Ustadz Umar Abdullah memberikan pendapatnya.
“Lesbianis Diserang, Liberalis dan Dajjalis Meradang”
Di beberapa daerah, tour dan diskusi yang diadakan Irshad Manji dibubarkan polisi. Polisi melakukan pembubaran untuk mencegah bentrok di tengah masyarakat. Banyak elemen masyarakat yang menolak kedatangan feminis ini.
Bahasa Iblis dalam Politik Kaum Liberalis
Irsyad Manji menggunakan bahasa Iblis dalam pendapat-pendapatnya. Beberapa statemennya seperti, “Allah, Liberty and Love menunjukkan kita semua bagaimana mendamaikan iman dan kebebasan dalam dunia yang mendidih dengan dogma represif. Kunci ajaran Manji adalah “Keberanian moral, “kemauan untuk berbicara ketika orang lain ingin membungkam mulutmu. buku ini merupakan panduan utama untuk menjadi warga dunia yang berani.”
Diskusi Aktual Pesantren Media: “Lesbianis Diserang, Liberalis dan Dajjalis Meradang”
Diskusi Aktual Pesantren Media: “Lesbianis Diserang, Liberalis dan Dajjalis Meradang”. Ahad, 6 Mei 2012, pukul 13.00-15.00 WIB di Rumah Media, Jl. Raya Laladon No. 54. BOGOR. Kerjasama MediaIslamNet dengan Pesantren Media.
Doa Sang Penghafal al-Quran
Siti gembira sekali karena hari itu dia dinyatakan lulus Tahfizh 30 juz al-Qur`an sekaligus tafsirnya. Ibunya, Gede Syukure, juga sangat bergembira. Mereka bersujud syukur lama sekali. Ibunya kemudian mengadakan syukuran yang sangat sederhana. Maklum mereka keluarga fakir. Ayah Siti, Pak Jihad Tekade, gugur dalam pengusiran perusahaan penambang emas dari Amerika di Kaligetih ketika Siti masih berumur dua tahun.
“Hal Janggal dalam Proyek Pemerintah”
Proyek-proyek pemerintah, yang seharusnya dikerjakan oleh pemerintah sendiri, saat ini nyaris semuanya diproyekkan. Alias dikerjakan oleh swasta. Akhirnya sangat mungkin, bernuansa suap dalam seluruh tendernya. Terjadilah penggelembungan (mark up) nilai barang dan harga. Bahkan ada kemungkinan masuk pinjaman-pinjaman asing.






