Oleh: Lathifah Musa
Ada yang menarik dalam sesi mengajar saya di kelas satu sebuah SMP (Islamic Boarding School) Bogor. Pelajaran Bahasa Indonesia selalu dibuka dengan pertanyaan: Apa berita menarik minggu ini? Maklum, mengikuti berita nasional menjadi salah satu tugas rutin mingguan.
Karena kebetulan saya sedang mengajar kelas ikhwan, hampir semua menjawab: Indonesia Menang Lawan Thailand! Selanjutnya kelas pun riuh dengan pembahasan kemenangan Timnas dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya melawan Singapura dan Kamboja. Lanjutkan
INFO
Diskusi Aktual “Apa Sebab Indonesia Terbebas dari Krisis Ekonomi”
Rabu, 16 November 2011, pukul 16.00-17.45 WIB
di Rumah Media, Jl. Raya Laladon No. 54. BOGOR.
Kerjasama MediaIslamNet dengan Pesantren Media.
Tak seperti biasanya, waktu diskusi dimulai ba’da Asar, tepatnya pukul 16.00 WIB. Pemilihan waktu ini disepakati karena banyaknya peserta yang tidak bisa hadir jika diskusi dilakukan pada malam hari. Alhamdulillah, peserta diskusinya kini bertambah. Ada empat orang akhwat yang hadir dalam diskusi pekanan ini: Junnie; Hesty, Fauziah, dan Wuri. Diskusi Aktual yang digelar setiap pekan ini adalah bagian dari upaya MediaIslamNet dan Pesantren Media merespon setiap kejadian penting dan menarik serta berdampak bagi kehidupan kaum muslimin. Diskusi pada 9 November 2011 lalu mengambil tema: “Apa Maunya Obama Datang”. Tema ini dipilih berkaitan dengan rencana kedatangan (kembali) Obama, penguasa Amerika Serikat dan presiden negara penjajah negeri-negeri muslim.
Diskusi dibuka oleh Ustadz Umar Abdullah, yang menjelaskan bahwa rencana kedatangan Obama ke Bali di KTT Pemimpin ASEAN. “Ini perlu diwaspadai mengapa dia sebagai Kepala Negara AS perlu ikut menghadiri KTT tersebut,” sambungnya. Lanjutkan
MediaIslamNet.Com– Banyak pertanyaan dalam benak rakyat Indonesia menjelang kedatangan Obama. Untuk apa datang ke Bali? Mengapa hanya singgah beberapa jam saja sudah membuat repot seluruh personel aparat dan TNI? Standar pengamanan Super VVIP (Very Very Important Person) yang disiapkan jauh-jauh hari ini tentu memerlukan biaya yang juga Super Besar.
Bagi yang terbiasa mengikuti berita di TV, akan bertanya. Mengapa KTT Pemimpin Asean perlu dihadiri oleh Kepala Negara AS? Apa saja agenda Obama di sini? Benarkah hanya sekedar menghadiri East Asia Summit 2011? Itupun tidak seluruh Kepala Negara ASEAN datang. Mungkinkah pertemuan dengan SBY sebagai kepala negara Indonesia menjadi jadwal terpenting kehadirannya di Bali?
Apakah karena Asia menjadi pasar yang stabil dan bahkan tumbuh, sementara AS sedang didera krisis besar-besarkan dan Eropa dalam kondisi yang mengenaskan? Apakah ada hubungannya dengan lumpuhnya eksplorasi emas PT Freeport di Papua? Apakah ada hubungannya dengan protes besar-besaran karyawan Freeport dan masyarakat Papua yang telah mencium ketidakadilan yang sangat besar dalam proyek pertambangan emas ini? Lanjutkan
Tak biasanya, saya datang terlambat. Biasanya sih pukul 19.30 sudah ngetem di tempat acara diskusi sambil menunggu yang lain. Itu sebabnya, Ustad Umar Abdullah sampai berkomentar, “Biasanya kita yang ditunggui Kang Oleh. Sekarang kita yang nungguin Kang Oleh.” Ehm… maklumlah, seharian saya harus melakukan interview untuk menyeleksi calon peserta diklat di sebuah lembaga pendidikan di Depok, tempat saya mengajar. Ba’da maghrib saya baru bisa meluncur ke Bogor dan sampai di tempat diskusi pekanan sudah pukul 20.00 WIB. Sudah kumpul semua. Pada diskusi pekanan kali ini, peserta yang hadir bertambah. Ada Nafiisah FB dan suaminya, Apu Indragiri. Sepertinya akan asik nih diskusi.
Sebagaimana biasanya saya langsung berbenah menyiapkan peralatan untuk mendokumentasikan berjalannya diskusi. Setidaknya yang harus saya catat adalah poin-poin penting dari obrolan yang disampaikan rekan-rekan dari MediaIslamNet dan narasumber Voice of Islam serta para santri Pesantren Media. Tapi yang berbeda kali ini, diskusi tidak diikuti peserta cilik, yakni Fatimah (kelas 6 SD) dan Abdullah (kelas 4 program home schooling). Sebabnya, mereka sudah ‘terkapar’ dengan sukses di tempat tidur masing-masing. Hehehe.. mungkin kelamaan nunggu saya. Lanjutkan
Asalamualaikum bpk/ibu yg terhormat. …. Aku bencoleng ciptaany (alloh) mau nanya. Sebenernya sistem apa yg mesti ditegakkan di indonesia lalu knapa sudut pandang sosialis di anggap ngga’ pas..? Terus dalam islam sendiri cara tuk mendidik manusia cinta kepada islam itu bagai mana? Makasih. (+6281390655xxx)
Jawab:
‘alaikumussalam wr wb
Ideologi Sosialisme dipastikan tidak layak dan tidak lazim untuk digunakan dalam kehidupan manusia tidak hanya di Indonesia, sebab telah mengingkari realitas yang ada dalam diri manusia yakni naluri beragama (غَرِيْزَةُ التَّدَيُّنِ). Fakta empirik perjalanan manusia di dunia memastikan bahwa tanpa wahyu sekali pun ternyata mereka selalu dan selalu mencari Tuhan, walaupun hasil pencarian mereka itu memang tidak ada jaminan apa pun untuk benar yakni sesuai dengan yang mereka cari. Inilah yang nampak atau ditampakkan oleh paganisme, animisme dan dinamisme. Sehingga ketika sosialisme memastikan Tuhan tidak ada dan tidak boleh ada, maka jika ideologi tersebut menuntut loyalitas manusia kepadanya, maka tentu saja harus menghilangkan naluri tersebut dan itu sama artinya dengan harus membunuh seluruh manusia. Hal itu karena naluri yang ada dalam diri manusia mustahil dihilangkan selama manusianya masih hidup dan baru akan hilang bersamaan dengan matinya manusia. Hal yang sama terjadi secara pasti dalam binatang. Lanjutkan
Lirik: Umar Abdullah | Lagu: Anonim (Lagu Daerah Maluku) | Aransemen: Dedy Arif | Vocal: Dedy Arif
Rasa sayange
Rasa sayang-sayange
Ee lihat dari jauh
Rasa sayang-sayange
Di sini limpa di sana limpa
Dicari-cari si hati sapi
Di sini gempa di sana gempa
Hanya kumohon lindungan robbi
Bercucur peluh si jago tempa
Melekuk tegar si keris besi
Di Jogja gempa di Tasik gempa
Takkan bergetar si hati mati
Rasa sayange
Rasa sayang-sayange
Ee lihat dari jauh
Rasa sayang-sayange
2X
Di Sumatra Gunung Kerinci
Di Sulawesi si Toli-toli
Jangan salahkan hidup di sini
Pastilah ada hikmah sembunyi
Indonesia daerah gempa
Tempat bertemu lempeng dunia
PadaMu Alloh aku meminta
Jadikan tanah memuntah berkah
Rasa sayange
Rasa sayang-sayange
Ee lihat dari jauh
Rasa sayang-sayange
2X
Polonia di Kota Medan
Ada Sepinggan di Balikpapan
Setiap musibah hanya ujian
Mogalah kita makin beriman
Perlulah makan perlulah rumah
Bertahan hidup sebelum mati
Segera tolong si korban gempa
Itulah baru Wali Islami
Rasa sayange
Rasa sayang-sayange
Ee lihat dari jauh
Rasa sayang-sayange
2X
Dengarkan lagu:
Oleh Anto Apriyanto
Ayo nyanyikan: “Bangkit… bangkit…raihlah semua kembali, melangkah dengan pasti”. Ini lagunya Rocket Rockers yang ritmenya ngebeat abis. Lagu ini menemani saya mulai nulis sebuah persembahan untuk negeri tercinta, Indonesia. Bukan sok nasionalis apalagi patriotis ya. Momennya aja yang kebetulan. Saya cuma pengen ngajak kamu-kamu kaum muda buat segera bangkit berbuat untuk memperbaiki tanah air kita ini. Tentu dengan Islam sebagai solusinya dong. So pasti.
Mungkin ada juga di antara kamu yang nyeletuk, ah basi! Nggak sedikit pula di antara kamu yang udah pesimis duluan kalo ngomongin kebangkitan di Indonesia yang agak mustahil terjadi. Jangankan mengharap bangkitnya peradaban, di bidang sepakbola aja nggak pernah bangkit tuh. Masih inget kan, gimana geregetannya penonton sepakbola waktu timnas Indonesia dibantai 7-1 oleh Uruguay? Lanjutkan
Oleh Lathifah Musa
Rencana kunjungan Obama kini bukan desas-desus lagi. Apalagi setelah Obama menyampaikan janjinya mengunjungi Indonesia saat berpidato pada Debat Umum ke-65 Sidang Majelis Umum PBB di New York, September lalu. Setelah batal dua kali, Obama menyatakan dirinya akan mengunjungi negeri yang pernah menjadi tempat tinggalnya sejak kecil ini pada bulan November 2010.
Menurut Dino Patti Djalal, Duta Besar Indonesia untuk AS, yang tampaknya justru lebih sering menjadi juru bicara tidak resmi negara adidaya itu, Barrack Obama akan berkunjung ke Indonesia dalam perjalanannya mengikuti KTT APEC di Seoul. Menurutnya, Obama akan berada di Indonesia selama dua hari satu malam. “Yang pasti akan ada jamuan kenegaraan oleh Presiden Yudhoyono,” katanya. Mengenai substansi, Dino mengatakan kedatangan Presiden Obama nanti pada intinya akan dimanfaatkan sebagai gong terbentuknya Kemitraan Menyeluruh (comprehensive partnership) antara Indonesia dan Amerika Serikat (antaranews.com). Lanjutkan
Oleh Umar Abdullah
Sabtu pagi 4 September 2010 yang lalu saya terlibat obrolan sersan (serius tapi santai) dengan Pak Haji (begitu kami memanggilnya). Obrolan terjadi sambil menunggu Ustadz Abdurrahman datang mengisi pengajian Tafsir al-Qur`an.
Pak Haji membuka obrolan dengan semangat menggebu-ngebu, “Kita ganyang saja Malaysia!”
Wuiss ada apa ini pagi-pagi Pak Haji sudah bersemangat 45 begitu. Perlu diketahui Pak Haji ini veteran perang kemerdekaan. Umurnya sudah 90 tahun lebih. Walau asalnya dari Kuningan, beliau fasih bicara bahasa Jawa. Saat perang gerilya, beliau ikut perang di Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Sorot matanya masih tajam. Jalannya masih tegap dan lincah. Shalat Tahajjud hampir tak pernah lewat. Subhanallah!
Pak Haji melanjutkan kegeramannya, ”Dimana harga diri kita! Kedaulatan kita dikoyak-koyak! Seenaknya saja Malaysia masuk wilayah kita. Perang saja dengan Malaysia!” Lanjutkan
Anda dapat berlangganan artikel dari MediaIslamNet | portal opini dan solusi islami dengan menggunakan alamat email Anda untuk mendapatkan update artikel terbaru langsung ke inbox email Anda. Caranya mudah saja, tuliskan alamat email Anda pada kolom di bawah ini, kemudian klik Sign Up!
| Sen | Sel | Rab | Kam | Jum | Sab | Ming |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Jan | ||||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | ||||