Pembebasan Konstantinopel: Persiapan Perang
Secara manusiawi, keberhasilan pembebasan Konstinopel ini adalah berkat kemampuan Sultan Muhammad al-Fatih menyiapkan peperangan dengan sedemikian matang. Druber, seorang penulis, menyatakan bahwa Sultan Muhammad al-Fatih memiliki kemampuan teknik perang yang sangat mumpuni dan pandai menggunakan semua senjata.
[mp3] Saatnya Khilafah Memimpin Dunia
Rintihan umat terus mengalir. Laksana GELOMBANG tak dapat terbendung. Tak mampu terhenti…terhenti… terhenti. Melaju punahkan bahagia…gembira. Dan sungguh menyayat hati. Jeritan tangisan pilu. Terus merasuk ke dalam sukmaku. Rindu terus nyala membara. Menantikan satu yang telah lama dinanti. Saatnya Khilafah memimpin dunia.
The call for Khilafah
Video seputar ajakan untuk memperjuangkan tegaknya kembali Khilafah Islamiyah. Anda bisa melihatnya langsung di sini. [youtube g0VQ2Umd0j4]
Pembebasan Yerusalem [06]
Tahun 1517 M Yerusalem di bawah pemerintahan Khilafah Turki Utsmani. Hal itu berlangsung selama empat abad hingga tanggal 11 Desember 1917 M Yerusalem jatuh ke tangan Inggris di bawah pimpinan Jenderal Allenby. Sejak itu Tanah Palestina yang beribukota di Yerusalem (al-Quds) dijajah oleh Kafir Inggris. Sejak itu pula Jihad untuk mengusir penjajah Inggris berlangsung.
Pembebasan Yerusalem [05]
Umar menutup surat perjanjian itu dengan tanda tangannya, dan kalimat, Saksi-saksi dalam perjanjian ini adalah Khalid bin Walid, Amr bin Ash, Abdurrahman bin Auf dan Muawiyah bin Abi Sufyan. Perjanjian ini dinyatakan dan dilaksanakan pada tahun ke-15 setelah Hijrah.
Pembebasan Yerusalem [04]
Surat dari Panglima Besar Abu Ubaidah bin al-Jarrah pun diterima oleh Amirul Mukminin Umar bin Khaththab. Umar segera bermusyawarah dengan sahabat-sahabatnya. Utsman bin Affan berpendapat untuk tetap meneruskan pertempuran, sedang Ali bin Abi Thalib berpendapat bahwa Amirul Mukminin harus pergi ke Yerusalem.
