Posisi Hubungan Intim Saat Istri Hamil

TANYA:

Aslmww. Ustad, mau tanya, bagaimana posisi seks yang nyaman bagi istri yang sedang hamil? Memang pada trimester kedua kehamilan itu, nafsu seks sedang tinggi-tingginya. Terima kasih. (PS via e-Mail)

JAWAB:

‘alaikumussalam wr wb

Persenggamaan suami istri saat istri sedang hamil hendaknya dilakukan dengan lebih tenang dan hati-hati. Intinya, agar janin aman dan sehat hingga saat ia dilahirkan.

Jika istri pernah mengalami keguguran sebelum kehamilan yang sekarang, maka sebaiknya senggama ditunda hingga umur kehamilan 16 minggu (4 bulan). Karena setelah 16 minggu, plasenta (ari-ari) telah terbentuk dan melekat erat pada dinding rahim, sehingga kemungkinan keguguran lebih kecil. Adapun jika kehamilan normal dan tidak ada bahaya akan lahir prematur, atau sang istri tidak sering mengalami keguguran, maka senggama boleh dilakukan secara wajar sejak awal kehamilan.

Posisi yang aman dan nyaman pada masa hamil adalah istri di atas suami. Istri bisa mengatur kedalaman penetrasi kepala penis suami agar tidak sampai menembus rahim istri. Posisi lain yang aman adalah istri berbaring miring. Suami berbaring miring di belakang istri, kemudian penis suami mendatangi vagina istri dari belakang. Posisi ini aman untuk janin, tidak menekan perut istri, dan  kepala penis suami tidak sampai menembus rahim istri. Pada kehamilan tua, posisi berbaring miring inilah yang paling baik dilakukan.

Keinginan bersenggama yang meningkat sewaktu hamil adalah wajar-wajar saja. Beberapa wanita mengalaminya, walaupun pada beberapa wanita yang lain malah berkurang.

Pada kira-kira tiga minggu sebelum persalinan, persenggamaan suami istri harus lebih tenang dan lebih hati-hati lagi. Hal ini untuk menghindari infeksi dan pecahnya ketuban secara dini, terutama bagi wanita yang pernah melahirkan, karena mulut rahim telah sedikit terbuka. [Umar Abdullah]

You may also like...

1 Response

  1. ahmad says:

    asslmkm. wah, pas sekali saya baca nih! bisa buat bahan pengajian saya yang akan datang. hatur nuwun mediaislamnet