Jadi jangan bicara etika, kalau ingin menegakkan demokrasi. Karena etika aslinya tidak ada dan ingin dihilangkan dalam berdemokrasi. Etika mulai dibuat dalam demokrasi, ketika demokrasi sudah menemukan korban-korbannya. Ketika orang-orang sudah mulai merasakan pedihnya hidup di alam demokrasi, mulailah mereka membuat ”etika” berdemokrasi. Sekedar untuk sedikit mengurangi perihnya berdemokrasi.Read More →

Jika gay dan lesbian harus diterima karena itu adalah lifestyle, apakah kemudian sadomachocism, kumpul kebo, konsumsi narkoba, kelak akan diterima juga, karena semuanya lifestyle. Bukankah banyak negara mengesahkan narkoba karena tuntutan masyarakat?Read More →

Rendah diri dan ketakutan adalah patogen perjuangan. Ia akan menggerogoti jiwa para pejuang dan membunuh kemenangan. Menyedihkan jika ada pendekar syariah yang ragu menghantam kebatilan demokrasi, kapitalisme dan komunisme. Ambigu saat menghadapi kebusukan liberalisme.Read More →

Hal lain yang kini dicemaskan oleh para pengusung demokrasi ialah persoalan kesejahteraan. Sejumlah kalangan menyerukan agar jangan mengaitkan demokrasi dengan kesejahteraan. Presiden SBY pun mengingatkan hal serupa kepada masyarakat. Kecemasan ini amat berdasar karena demokrasi yang telah lama dipraktikkan di tanah air – juga di dunia – alih-alih menciptakan kemakmuran bersama justru menggali jurang kemiskinan yang kian dalam.Read More →

Fenomena serangan Israel untuk menghabisi Hamas pasca kemenangan Pemilu di Palestina, Suasana pesta demokrasi di Indonesia, fatwa haram golput dan sebagainya, banyak membangkitkan pertanyaan dalam hati kita semua. Masihkah kita berharap kemuliaan Islam akan tegak melalui jalan demokrasi? Masih bisakah kita berharap kemenangan Islam teraih melalui prosedur demokrasi. Dalam rubricRead More →