Category: Keluarga Sakinah

  • Anak, Cahaya Mata Keluarga

    Anak sebagai penyenang hati ini tidak bermakna anak yang cakep, ganteng atau cantik fisik, sehat dll. Tetapi anak yang taat. Imam Hasan Al-bashri menyatakan: ‘Tidak ada sesuatu yang menyenangkan mata seorang muslim, selain melihat anak-anak, cucu-cucu dan saudara-saudaranya taat pada Allah SWT.

  • Kufu dalam Pernikahan

    Masalah kesederajatan antara calon pengantin pria dan wanita sebenarnya tidak ada dasarnya sama sekali. Masalah ini tidak disinggung sama sekali kecuali dalam sejumlah hadits palsu. al-Qur’an sendiri menolak (Inna akromakum ‘indallahi atqookum) begitu juga sejumlah hadits shahih (“Laa fadhla li’Arabiyyin ‘alaa ‘ajamiyyin illaa bittaqwa).

  • Profil Muslimah Shalihah

    Bentuk rasa syukur ini bisa diwujudkan dengan kita berusaha memberitahukan kepada saudara-saudara muslimah kita yang lain. Ketika para muslim dan muslimah yang belajar di pesantren, memahami kitab-kitab ulama salaf yang mash murni secara baik, justru terbebani kewajiban untuk berdakwah kepada yang lain.

  • Keluarga Sakinah; Dambaan Setiap Orang

    Masing-masing harus tahu untuk apa mereka melangsungkan pernikahan, apa saja sih yang akan terjadi bila mereka menikah, hak dan kewajibannya apa saja yang harus mereka penuhi dan ditunaikan. Setelah tahu kemudian dijalankan dengan ikhlas dan sadar bahwa suatu saat nanti akan dimintai pertanggungjawaban.

  • Rumah Idaman Keluarga

    Rumah itu harus menjadi tempat yang dapat melindungi fisik manusia dari cuaca, bencana alam, polusi, kebakaran, dsb. Intinya rumah itu harus menjadi tempat yang benar-benar aman dan sehat. Rumah itu harus bisa melindungi harta, melindungi kehormatan, melindungi keturunan dari kerusakan. Rumah Islam dibangun dengan arsitektur yang dapat memenuhi seluruh hal tadi.

  • Peran Ibu, Solusi Krisis Kepemimpinan Bangsa

    Sebenarnya ini menjadi tugas pemimpin. Negara akan memasukkan materi pembinaan ibu ke dalam kurikulum sekolah bagi para calon ibu. Bisa juga negara menugaskan konselor-konselor yang digajinya untuk membina ibu-ibu di rumah-rumah mereka masing-masing. Negara melakukan ini karena ia memahami benar tanggungjawabnya dalam rangka mempersiapkan generasi.