Dengan demikian, sifat jual beli yang ditanyakan oleh Eko di Manyaran adalah halal jika tidak dilakukan dalam satu aqad transaksi jual beli. Artinya, si pedagang memang menyatakan kepada para pembeli bahwa dia akan menjual barang dagangannya misal satu buah pesawat TV 21” seharga dua juta rupiah jika kontan dan jika dibayar dengan mengangsur alias kredit alias mencicil selama 10 bulan maka angsuran setiap bulannya adalah 250 ribu rupiah.Read More →

Ketika sebuah PT telah listed yakni terdaftar di Bursa Saham (Stock Market), maka maksimal 25 persen dari aset perusahaannya telah dikonversikan menjadi sekian juta bahkan mungkin ratusan juta lembar saham yang langsung terlibat dalam transaksi jual-beli saham di lantai bursa.Read More →

Asuransi haram karena perkara yang menjadi objek dalam asuransi (اَلْمَعْقُوْدُ بِهِ) misalnya kesehatan, kematian, kecelakaan, kebakaran dan sebagainya, tidak memenuhi tuntutan Islam tentang اَلْمَعْقُوْدُ بِهِ yakni wajib nyata-jelas diketahui secara pasti (مَعْلُوْمَةً) saat aqad dilakukan. Kesehatan, kematian, kecelakaan, kebakaran dan sebagainya adalah perkara-perkara yang pada faktanya bersifat tidak nyata-jelas dan tidak dapat diketahui dengan pastiRead More →

Istilah syariah yang dilekatkan kepada asuransi adalah manipulatif sekaligus sebagai kamuflase sehingga seolah-olah asuransi menjadi diakui dan dihalalkan oleh Islam, padahal pada faktanya asuransi tetaplah asuransi yaitu aktivitas muamalah yang tidak akan pernah dapat memenuhi ketentuan rukun aqad dalam Islam yang kedua yakni perkara yang menjadi objek dalam asuransiRead More →

Seluruh aktivitas perekonomian dalam Islam yakni dalam wadah Khilafah Islamiyah tentu saja hanya berlangsung dalam satu sektor yakni yang saat ini dikenal dengan istilah sektor riil dan sama sekali tidak pernah ada sektor moneter. Jual beli, syirkah, pinjam meminjam, ijarah, perdagangan, persewaan dan lainnya adalah gambaran pasti dari aktivitas perekonomian dalam Khilafah IslamiyahRead More →

Mungkinkah mekanisme pasar dalam Islam itu diterapkan dan diberlakukan dalam sebuah negara yang memberlakukan sistem perekonomian kapitalisme seperti yang tengah berlangsung di Indonesia dan Dunia Islam lainnya? Tentu saja adalah mustahil, sebab antara perekonomian kapitalisme dengan Islam berbeda secara diametralRead More →