Zakat Profesi Itu Bid’ah

Tanya:

dari +62852550xxxx : VOIIS SEJAK KAPAN ZAKAT PROFESI ITU ADA  APA STELAH WAFAT NABI MUHAMMAD  SAW  KEDUA  GAJI ITU APA BISA SIZAKAT KAN SETELAH JADI HARTA  WASSALAM  DARI AA DI PANGKAJENE SIDRAP SULSEL   RADIO MT FM  102,3 MHZ   JAM 18.30 WITA

Jawab:

Zakat itu adalah ibadah sama seperti shalat lima waktu sehingga rincian aturan mainnya telah lengkap ditentukan oleh Islam melalui dalil dan bila menyimpang baik itu berupa pengurangan maupun penambahan maka itu terkategori bid’ah. Seluruh dalil yang ada dalam Al-Quran maupun As-Sunnah memastikan bahwa harta yang dikenai wajib zakat adalah hewan ternak (اَلْمَاشِيَةُ), tanaman dan buah-buahan (اَلزُّرُوْعُ وَالثِّمَارُ), harta perniagaan (عُرُوْضُ التِّجَارَةِ) dan uang emas dan perak (اَلذَّهَبُ وَالْفِضَّةُ). Hanya ini harta yang wajib dikeluarkan zakatnya ketika telah nishab dan berumur satu tahun, kecuali untuk tanaman dan buah-buahan saat panen.

 

Jadi zakat profesi atau zakat penghasilan adalah bid’ah dan haram dilakukan oleh umat Islam, karena tidak ada dalil yang menunjukkan demikian. Lain halnya jika seorang dokter atau guru besar menyimpan uangnya sebanyak minimal setara dengan 85 gram emas (400 ribu per gram : 34.000.000) dan minimal tidak berkurang setelah setahun maka wajib dikeluarkan zakatnya 2,5 persen = 850.000. [Ust. Ir. Abdul Halim]

Rate this article!
Tags:
author

Author: