Saturday, 11 July 2020

MediaIslamNet

Portal Opini dan Solusi Islami

Pengolahan Kotoran Sapi sebagai Pupuk Organik

Jual Pupuk Organik

Pupuk kandang alias pupuk yang berasal dari kotoran hewan (sapi, domba/kambing, ayam) dipastikan adalah najis mengikuti status najis kotorannya sendiri.

Tanya:

dari +62852268xxxx : Assalamu’alaikum wr.wb. Apa boleh jual/beli pupuk organik,karena pupuk tsb mengandung kotoran hewan.wassalam .

Jawab:

Pupuk kandang alias pupuk yang berasal dari kotoran hewan (sapi, domba/kambing, ayam) dipastikan adalah najis mengikuti status najis kotorannya sendiri. Jual beli benda najis adalah haram berdasarkan sejumlah dalil antara lain :

عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ ثَمَنِ الْكَلْبِ وَمَهْرِ الْبَغِيِّ وَحُلْوَانِ الْكَاهِنِ (رواه البخاري)

Dari Abu Mas’ud Al-Anshariy ra, bahwa Rasulullah saw telah melarang harga penjualan anjing, maharnya pelacur dan upahnya dukun

عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْغَافِقِيِّ وَأَبِي طُعْمَةَ مَوْلَاهُمْ أَنَّهُمَا سَمِعَا ابْنَ عُمَرَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لُعِنَتْ الْخَمْرُ عَلَى عَشْرَةِ أَوْجُهٍ بِعَيْنِهَا وَعَاصِرِهَا وَمُعْتَصِرِهَا وَبَائِعِهَا وَمُبْتَاعِهَا وَحَامِلِهَا وَالْمَحْمُولَةِ إِلَيْهِ وَآكِلِ ثَمَنِهَا وَشَارِبِهَا وَسَاقِيهَا (رواه ابن ماجه)

Dari Abdurrahman Al-Ghafiqiy dan Abu Thu’mah hamba sahaya mereka, keduanya telah mendengar Ibnu Umar berkata, telah berkata Rasulullah saw : khamr itu dilaknat atas sepuluh rupa zatnya, pemerasnya, yang menyuruh memerasnya, penjualnya, pembelinya, pengangkutnya, yang dikiriminya, pemakan harganya, peminumnya, penyajinya

Anjing (اَلْكَلْبُ) adalah najis begitu juga halnya dengan khamr dan karena adanya ucapan Rasulullah saw نَهَى عَنْ ثَمَنِ الْكَلْبِ berkenaan dengan anjing dan وَآكِلِ ثَمَنِهَا berkenaan dengan khamr maka dapat dirumuskan kaidah :

بَيْعُ النَّجَسَةِ حَرَامٌ

Jual beli barang najis adalah haram

[Ust. Ir. Abdul Halim]

You may have missed