Untung Ada Buku

Oleh Fathimah NJL
(Siswi kelas 5)

Tiba-tiba, terdengar suara. Suara dari telepon rumahku. Dari Azizah!

“Halo! Assalaamu ‘alaykum! Ini Zahra ya? Aku main ke rumahmu ya?” kata Azizah terburu-buru langsung menutup telepon.

“Ternyata Azizah sedang bosan sepertiku,” ucapku dalam hati sambil tertawa.

ooOoo

Tok! Tok! Tok! Pintu terbuka (setelah diketuk). Yang masuk adalah Azizah. Azizah is my best friend.

“Mau main apa?” tanyaku dan Azizah berbarengan.

“Rumah-rumahan?” usul Azizah.

“Enggak ah, Bosan!” jawabku lesu. “Bagaimana kalau main boneka?”

Namun jawabannya tetap saja sama. Sampai semua permainan disebutkan tetap saja jawabannya ‘BOSAN’.

Tiba-tiba…

“Zahra! Dipanggil ayah!” kata Mas Zaki.

Mas Zaki adalah kakakku.

“Ya, ayah!” jawabku seraya berlari.

“Ayah lihat kamu dan Azizah sedang bosan, jadi ayah mau ajak kalian ke Time Zone!” kata ayah.

Tapi Zahra menjawab, “Sudah sering, yah. Bosan juga!”

Azizah menghampiri dan berkata,

“Bagaimana kalau ke toko buku? Zahra kan jarang ke toko buku,” usul Azizah.
Akhirnya kami setuju dan langsung berangkat.

ooOoo

Dari tadi aku ribut sekal i. Habis senang sih!

“Waah.. Azizah, lihat deh! Ada buku keren!” kataku sambil memperlihatkan buku berjudul ‘Pengetahuan Paling Unik!’.

Azizah sibuk melihat buku-buku novel. Ayah sibuk melihat-lihat buku-buku alam.

Sepuluh menit kemudian ayah sudah membeli tiga buku. Azizah dua buku.

Sedangkan aku sudah membeli delapan buku, lho!

“Kalau membeli buku Pengetahuan Paling Unik berhadiah 1 diary beserta pulpennya,” kata kasir itu.

“Terima kasih. Ini uangnya,” kata ayah.

Untung ada buku. Selain menambah pengetahuan, juga agar kita tidak merasa bosan! Betul tidak?[]

Rate this article!
Untung Ada Buku,0 / 5 ( 0votes )
author

Author: