Tuesday, 1 December 2020

MediaIslamNet

Portal Opini dan Solusi Islami

Dalil Tarawih “Per 4 Rakaat” Tanpa Tahiyat Awal

Anggapan bahwa shalat Rasulullah saw yang dua kali empat rakaat itu disertai dengan tahiyyat awal adalah keliru dan tidak punya dalil, termasuk hadits ini sama sekali tidak menunjukkan demikian.

Tanya:

Assalamualaikum, ustadz afwan teman saya kemaren tanya apa dalil tarawih per 4 rakaat tanpa tahyat awal. Jazakallah (+6285226661xxx)

Jawab:

‘alaikumussalam wr wb

Shalat malam Rasulullah saw yang kemudian dianggap tarawih oleh kalangan Muhammadiyah maupun Persatuan Islam (mungkin masih ada ormas lain), dengan tatacara empat rakaat lalu empat rakaat dan diakhiri witir tiga rakaat, sepenuhnya dijelaskan oleh ‘Aisyah dalam hadits berikut:

عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّهُ سَأَلَ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا كَيْفَ كَانَتْ صَلَاةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي رَمَضَانَ فَقَالَتْ مَا كَانَ يَزِيدُ فِي رَمَضَانَ وَلَا فِي غَيْرِهِ عَلَى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً يُصَلِّي أَرْبَعًا فَلَا تَسَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ ثُمَّ يُصَلِّي أَرْبَعًا فَلَا تَسَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ ثُمَّ يُصَلِّي ثَلَاثًا فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَتَنَامُ قَبْلَ أَنْ تُوتِرَ قَالَ يَا عَائِشَةُ إِنَّ عَيْنَيَّ تَنَامَانِ وَلَا يَنَامُ قَلْبِي (رواه البخاري

Dari Abi Salamah bin Abdirrahman bahwa dia bertanya kepada ‘Aisyah ra bagaimana shalatnya Rasulullah saw di Bulan Ramadlan, maka dia berkata : beliau tidak menambahi dari sebelas rakaat baik di Bulan Ramadlan maupun di selain Ramadlan. Beliau shalat empat rakaat maka janganlah kamu bertanya tentang bagus dan panjangnya, kemudian beliau shalat lagi empat rakaat maka janganlah kamu bertanya tentang bagus dan panjangnya, kemudian beliau shalat tiga rakaat. Lalu saya (‘Aisyah) bertanya : wahai Rasulullah, apakah engkau tertidur sebelum melakukan witir? Beliau menjawab : wahai ‘Aisyah, memang kedua mataku itu tertidur namun kesadaran tidak pernah tertidur (HR Bukhari)

Nampak sekali bahwa saat menggambarkan shalat Rasulullah saw yang dua kali empat rakaat itu ternyata ‘Aisyah tidak memberikan informasi tentang tahiyyat awal, padahal untuk hal lain dia sangat rinci menggambarkannya. Inilah yang menunjukkan bahwa pada dua kali shalat empat rakaat tersebut justru Rasulullah saw tidak melakukan tahiyyat awal, melainkan langsung saja empat rakaat. Jadi anggapan bahwa shalat Rasulullah saw yang dua kali empat rakaat itu disertai dengan tahiyyat awal adalah keliru dan tidak punya dalil, termasuk hadits ini sama sekali tidak menunjukkan demikian. [Ust. Ir. Abdul Halim]

You may have missed