Wednesday, 25 November 2020

MediaIslamNet

Portal Opini dan Solusi Islami

Bagaimana Agar Keturunan Kita Baik?

Ingin tanya nih Pal Ustad, bagaimana caranya agar keturunan kita nanti tidak melakukan keburukan seperti yang telah kita lakukan pada masa muda kita? Tolong penjelasannya makasih.

Tanya:

Foto dari: www.flickr.com

Assalamu’alaikum wr wb. Ingin tanya nih Pal Ustad, bagaimana caranya agar keturunan kita nanti tidak melakukan keburukan seperti yang telah kita lakukan pada masa muda kita? Tolong penjelasannya makasih. Wassalam.
(Egi S via email)

Jawab:

‘alaykum salam wr. wb.

Akhi Egi yang dimuliakan Allah, memiliki keturunan yang soleh dan lebih baik dari orang tuanya adalah harapan setiap pasangan. Ada beberapa langkah yang diajarkan oleh Islam sebagai ikhtiar agar kita mendapatkan keturunan yang soleh. Pertama, agama mengajarkan kita untuk mencari pasangan yang baik dien-nya. Seorang pria harus berazzam dan berusaha mendapatkan istri yang solehah. Bagaimana tidak? Ibu adalah tempat menanam benih calon anak-anak kita. Ibu juga adalah┬ámusrif/murobbi/guru pertama bagi anak-anak kita. Oleh karena itu pantaslah bila Nabi saw. mendorong setiap pria muslim mencari calon istri yang solehah. “Pilihlah yang memiliki dien (yang baik) niscaya selamat dirimu.” Demikian pesan Nabi saw.

Demikian pula seorang muslimah harus mencari calon suami yang soleh, karena ia adalah sumber dari benih calon anak sekaligus pemimpin dalam rumah tangga. Suami juga adalah pencari nafkah yang halal bagi keluarga. Betapa sulitnya mendapatkan anak yang baik jika pemberi bibit dan pemimpinnya tidak baik, sudah begitu memberi nafkah dari jalan yang haram.

Kedua, ikutilah syariat Islam dalam berumah tangga termasuk dalam hubungan suami istri. Syariat ini akan memberikan kebaikan dan keberkahan dalam keluarga termasuk bagi calon anak-anak kita. Jangan abaikan sedikitpun syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Ketiga, pasangan suami -istri harus kompak, sepaham, tentang pola pendidikan anak. Tentu saja jadikanlah pedoman Islam sebagai dasar pembinaan anak. Bila keduanya kompak maka mudah untuk menjalankan pendidikan bagi anak. Tapi bila tidak sepaham, maka ada saja ganjalan antar keduanya.

Keempat, banyaklah bermunajat/berdoa kepada Allah agar diberikan keturunan yang baik lahir dan batin. Ada beberapa doa yang bisa dijadikan bacaan sehari-hari, misalnya dalam al-Quran:

“Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar do`a”. (QS. 3: 38)

“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. 25 : 74)

Semoga bermanfaat dan diberkahi anak-anak yang soleh. [M. Iwan Januar]

You may have missed