Perjanjian Hudaibiyah
Pada hari Senin dalam bulan Zulkaedah tahun ke-6 H sebagai salah satu bulan suci, Nabi berangkat dengan rombongan dari kaum Muhajirin dan Anshar, serta beberapa kabilah Arab yang mau menggabungkan diri. Nabi menunjuk Numailah bin Abdullah al-Laitsi sebagai imam sementara di Madinah.
Kenabian dan Dakwah Isa as
Dalam hal aqidah atau keyakinan, sebagaimana rasul-rasul Allah sebelumnya, Nabi ‘Isa as juga menerima wahyu bahwa tidak ada tuhan selain Allah.
Kelahiran Isa
Allah menghendaki untuk menjadikan Maryam sebagai salah satu tanda dari sekian banyak tanda kekuasaan-Nya, yakni walaupun Maryam seorang perawan yang senantiasa menjaga kesuciannya, namun ia bisa tiba-tiba hamil tanpa disentuh seorang laki-laki.
Kisah Maryam Sang Perawan, Ibunda Nabi Isa AS
Kisah ’Isa as dimulai dari kisah keluarga kakeknya, yaitu ’Imran bin Matsan, seorang pendeta dan pembesar Bani Israil. Mereka penganut Taurat.
[info] Kajian Sejarah
Ikuti “Kajian Sejarah”. Setiap Kamis mulai 9 Desember 2010, pukul 15.30-17.30 WIB. Di Pesantren Media, Laladon Permai, Bogor.
Mengembalikan Akar Sejarah
Masak begitu melihat KH Agus Salim, anak sekolah komentar ‘kok kumisnya mirip tukang sate.
Sejarah Penulisan, Pengumpulan, dan Penyalinan al-Quran
Tak henti-hentinya kaum liberal berusaha menghambat kembalinya kaum muslimin menerapkan Syariat Islam. Salah satunya adalah dengan membuat kaum muslimin ragu-ragu akan keotentikan Mushhaf al-Qur`an sebagai wahyu Allah.
Sofia, Istri Nabi dari Putri Yahudi
Buku ini adalah salah satu buktinya. Mengemas sejarah dan kisah hidup Sofia, istri nabi dari putri Yahudi ini begitu lengkap dan mengalir deras. Informasinya sangat banyak dan didukung dengan dalil-dalil yang kuat dan meyakinkan. Membaca buku ini serasa mengembara ke lembaran-lembaran masa lalu. Disusun dengan bahasa yang indah dan pilihan kata yang bagus, sehingga membaca buku ini serasa membaca novel.
Sejarah Supersingkat Manusia Pembawa Risalah Akhir Zaman
Ketika masa diutusnya Muhammad saw sebagai Rasulullah sudah dekat (sekitar umur 40 tahun), maka setiap kali beliau keluar ke tempat-tempat terbuka, jalan-jalan setapak, atau bukit-bukit di Makah, maka beliau tidak melewati bebatuan dan pepohonan, kecuali bebatuan dan pepohonan itu mengucapkan, “Assalamu ‘alaikum, wahai utusan Allah.”
