Tak seperti biasanya, waktu diskusi dimulai ba’da Asar, tepatnya pukul 16.00 WIB. Pemilihan waktu ini disepakati karena banyaknya peserta yang tidak bisa hadir jika diskusi dilakukan pada malam hari. Alhamdulillah, peserta diskusinya kini bertambah. Ada empat orang akhwat yang hadir dalam diskusi pekanan ini: Junnie; Hesty, Fauziah, dan Wuri. Diskusi Aktual yang digelar setiap pekan ini adalah bagian dari upaya MediaIslamNet dan Pesantren Media merespon setiap kejadian penting dan menarik serta berdampak bagi kehidupan kaum muslimin. Diskusi pada 9 November 2011 lalu mengambil tema: “Apa Maunya Obama Datang”. Tema ini dipilih berkaitan dengan rencana kedatangan (kembali) Obama, penguasa Amerika Serikat dan presiden negara penjajah negeri-negeri muslim.
Diskusi dibuka oleh Ustadz Umar Abdullah, yang menjelaskan bahwa rencana kedatangan Obama ke Bali di KTT Pemimpin ASEAN. “Ini perlu diwaspadai mengapa dia sebagai Kepala Negara AS perlu ikut menghadiri KTT tersebut,” sambungnya. Lanjutkan
MediaIslamNet.Com– Banyak pertanyaan dalam benak rakyat Indonesia menjelang kedatangan Obama. Untuk apa datang ke Bali? Mengapa hanya singgah beberapa jam saja sudah membuat repot seluruh personel aparat dan TNI? Standar pengamanan Super VVIP (Very Very Important Person) yang disiapkan jauh-jauh hari ini tentu memerlukan biaya yang juga Super Besar.
Bagi yang terbiasa mengikuti berita di TV, akan bertanya. Mengapa KTT Pemimpin Asean perlu dihadiri oleh Kepala Negara AS? Apa saja agenda Obama di sini? Benarkah hanya sekedar menghadiri East Asia Summit 2011? Itupun tidak seluruh Kepala Negara ASEAN datang. Mungkinkah pertemuan dengan SBY sebagai kepala negara Indonesia menjadi jadwal terpenting kehadirannya di Bali?
Apakah karena Asia menjadi pasar yang stabil dan bahkan tumbuh, sementara AS sedang didera krisis besar-besarkan dan Eropa dalam kondisi yang mengenaskan? Apakah ada hubungannya dengan lumpuhnya eksplorasi emas PT Freeport di Papua? Apakah ada hubungannya dengan protes besar-besaran karyawan Freeport dan masyarakat Papua yang telah mencium ketidakadilan yang sangat besar dalam proyek pertambangan emas ini? Lanjutkan
INFO
Diskusi Aktual “Reshuffle Kabinet: Solusi atau Problem?”
Rabu, 19 Oktober 2011, pukul 19.30-21.00 WIB
di Rumah Media, Jl. Raya Laladon No. 54. BOGOR.
Kerjasama MediaIslamNet dengan Pesantren Media.
Oleh Lathifah Musa
Rencana kunjungan Obama kini bukan desas-desus lagi. Apalagi setelah Obama menyampaikan janjinya mengunjungi Indonesia saat berpidato pada Debat Umum ke-65 Sidang Majelis Umum PBB di New York, September lalu. Setelah batal dua kali, Obama menyatakan dirinya akan mengunjungi negeri yang pernah menjadi tempat tinggalnya sejak kecil ini pada bulan November 2010.
Menurut Dino Patti Djalal, Duta Besar Indonesia untuk AS, yang tampaknya justru lebih sering menjadi juru bicara tidak resmi negara adidaya itu, Barrack Obama akan berkunjung ke Indonesia dalam perjalanannya mengikuti KTT APEC di Seoul. Menurutnya, Obama akan berada di Indonesia selama dua hari satu malam. “Yang pasti akan ada jamuan kenegaraan oleh Presiden Yudhoyono,” katanya. Mengenai substansi, Dino mengatakan kedatangan Presiden Obama nanti pada intinya akan dimanfaatkan sebagai gong terbentuknya Kemitraan Menyeluruh (comprehensive partnership) antara Indonesia dan Amerika Serikat (antaranews.com). Lanjutkan
Oleh: Lathifah Musa
Ramadhan tahun ini diawali dengan kesedihan umat Islam. Persoalan masyarakat kecil kian membelit. Belum selesai soal maraknya ledakan bom elpiji, masyarakat diresahkan oleh naiknya TDL yang memicu kenaikan harga-harga barang-barang kebutuhan pokok. Belum selesai dicekam resah karena maraknya penculikan anak dan bayi-bayi, masyarakat dikejutkan oleh penangkapan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir oleh Densus 88. Isu yang banyak beredar adalah Indonesia makin tunduk pada Amerika. Karena banyak kebijakan publik yang dilatari oleh kesepakatan-kesepakatan Indonesia dengan AS, baik melalui Bank Dunia, IMF, UNDP, ADB atau langsung dengan pemerintahnya. Termasuk yang terakhir ini penangkapan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir, seorang Ustadz sepuh yang sangat gigih memperjuangkan tegaknya Islam secara kaffah..
Sejak awal banyak kalangan umat Islam yang memandang bahwa kasus ini adalah bagian dari pesanan Asing. Sejak masa presiden-presiden sebelumnya, Ustadz Abu Bakar Ba’asyir memang selalu menjadi incaran AS untuk ditangkap. Bahkan AS menginginkan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dikirim langsung ke Guantanamo. Namun sampai saat itu, belum ada delik aduan yang tepat sehingga Ust. Abu Bakar Ba’asyir bisa dituduh teroris. Presiden-presiden sebelumnya pun masih ketar-ketir dengan amarah rakyat bila Ustadz Abu diperlakukan dengan kasar. Lanjutkan
Anda dapat berlangganan artikel dari MediaIslamNet | portal opini dan solusi islami dengan menggunakan alamat email Anda untuk mendapatkan update artikel terbaru langsung ke inbox email Anda. Caranya mudah saja, tuliskan alamat email Anda pada kolom di bawah ini, kemudian klik Sign Up!
| Sen | Sel | Rab | Kam | Jum | Sab | Ming |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Jan | ||||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | ||||