Judul lagu: Tragedi Tugu Tani | Lirik: Umar Abdullah | Lagu/ Music/ Vocal: Dedy Arif Fasihin
Jam sepuluh malam mereka ke café
pesta miras tiga bir dan tiga whisky
Dengan bangga pesta ditweet si Afriyani
Puas miras mereka ke klub malam jam dua pagi
Isap sabu, ganja, dan tenggak ekstasi
Lalu ngedugem sampai jam sepuluh pagi
22 Januari 2012 jam 11 terjadilah tragedi
Xenia melaju 100 km/ jam di Tugu Tani
Tabrak 13 orang di trotoar, halte, dan halaman
Tiga luka-luka, sembilan tewas termasuk wanita hamil dan balita
Usai tabrak si Afri keluar mobil tanpa rasa bersalah
Baru sadar dua hari setelahnya
REFF:
TRAGEDI TUGU TANI
PERINGATAN ALLAH UNTUK SANG MENTERI
AGAR TAK TUNDUK PADA KAPITALIS BIR DAN WISKI
MIRAS KUNCI KEBURUKAN SUDAH BANYAK TERBUKTI
WALAU SATU PERSEN HARAM DIPRODUKSI DAN DIDISTRIBUSI
Awal Januari 2012 Mendagri sakiti hati
himbau daerah tak larang miras beretanol di bawah 5 % diproduksi
Itu artinya bir boleh beredar ya kan Pak Mentri?
Hai Putra Minang kenapa jadi begini?
Jika tak kuat godaan, lebih selamat engkau berhenti
Tanggal 22 Januari Allah tlah beri peringatan dini
Miras minuman setan,
yang minum pasti kesetanan
Mata memerah, jalannya sepoyongan
Otaknya rusak, emosi meledak
merasa punya nyali walau akal tak terkendali
Setan ambil kendali, membunuh orang pun tak peduli
REFF:
Judul: TERIMA KASIH ISTRIKU | Lirik: Umar Abdullah | Lagu: Lucky & Umar | Arr. : Lucky Mustika Nusantara | Vocal: Umar Abdullah
Istriku terima kasih..
Kau izinkan kutanam benih-benihku di rahimmu
Kau bacakan kalamullah saat mereka dalam kandunganmu
Kau lahirkan mereka dengan teriakan dzikir di bibirmu
Dan kau susui mereka dengan kasih sayang dua tahun penuh
REFF:
Tetaplah engkau jadi teman seperjalananku
Menyebarkan Islam di dunia yang penuh tipu
Karena ideologi inilah janji kita bersatu
Menuju Surga tempat kita kembali bertemu
Istriku terima kasih..
Kau ajari anak-anakku bergantung hanya pada Allah Rabb mereka
Kau contohkan bagaimana jadi ahli ibadah di siang dan malamnya
Kau patrikan wahyu dalam dada suci mereka
Dan kau berikan apa yang tidak aku punya
REFF:
Istriku terima kasih..
Kau rawat aku saat terkapar sakit tanpa daya
Kau nasehati aku saat ’ku terbakar amarah
Kau cegah aku kerjakan sesuatu yang tak berguna
Dan kau bangkitkan aku saat hatiku melemah gundah
Istriku kumohon maafkan aku..
yang terkadang kasar kepadamu
yang terkadang tak mengerti perasaanmu
Semoga Allah memberkahimu di dunia dan di akhirat
Semoga Allah yang Maha Rahim memberimu kata ”Selamat!”
REFF:
Judul: Fatamorgana Kapitalisme | Lirik: Umar Abdullah | Lagu/ Vocal: Dedy Arif | Musik: Dedy Arif/ Umar Abdullah
September 2011 krisis melanda Amerika
Utangnya melebihi pendapatan negaranya
Obama yang dipuja tak mampu beri solusi selain berutang lagi
Para Kapitalis ngemplang pajak tak peduli
Perusahaan-perusahaan siap hengkang ke luar negeri
Saham-saham pun dijual walau merugi
Pasar saham berguncang ’tuk kesekian kali
Amankan uang, emas pun diburu
Perdagangan sepi, ekonomi lesu
IBM dibeli Cina si raksasa baru
Kredit macet makin mencekam
Bank-bank kelimpungan bayar bunga simpanan
REFF:
Ekonomi non riil memang fatamorgana
Janjikan kaya hanya dengan main angka
Ogah resiko dan kerasnya usaha
Kerjanya pelototi saham sudah berapa harganya
Saham jatuh, rame-rame minum racun serangga
Ekonomi non riil memang fatamorgana
Setiap pinjaman harus berbunga
Obligasi melonjak negara tergadai sudah
Karena riba orang bisa menjadi gila
Hentikan pasar saham dan transaksi riba! 2X
September 2011 Eropa makin sengsara
Yunani dan Itali didemo rakyatnya
memprotes kesejahteraan yang dipangkas tak kira-kira
Kerusuhan mengancam Portugis, Spanyol, dan Britania
Pasar saham berguncang, Euro pun merana
Kesatuan Eropa terancam pecah
Kapitalisme tertusuk titik lumpuhnya
Pasar Finansiil yang dibanggakan kini menghina
Solusi brilyan belum juga dipunya
Jika sudah tak ada cara, biasanya menjajah
Persetan hak asasi manusia yang digemborkannya
Hati-hatilah Asia Afrika!
REFF:
Judul lagu: Doa Minta Hujan | Lirik: Umar Abdullah | Lagu: Dedy Arif | Arr. : Dedy Arif, Lucky| Vocal: Umar Abdullah
Ketika kemarau menyatroni rumah-rumah
Pohon-pohon kering terbakar merah
Ketika air bersih musnah tak tersisa
Dan ternak pun mulai binasa
Hanya kepada Allah kami meminta hujan
Karena hanya Dia yang menahan dan menurunkan
Dengan doa yang penuh ketundukan
REFF:
Ya Allah bagi-Mulah segala puji
Pemelihara seluruh alam
Maha Pengasih Maha Penyayang
Yang Menguasai Hari Pembalasan
Ya Allah yang Maha Pengampun
Kami mohon ampun kepada-Mu
Kami bertaubat kepada-Mu
Ya Allah tiada tuhan selain Engkau
Yang melakukan apapun yang Engkau mau
Ya Allah Engkaulah yang Maha Kaya sedang kami begitu fakir
Turunkanlah hujan kepada kami
Hujan yang penuh manfaat untuk kami dan ternak kami
Hujan di gunung, kebun, hutan dan sawah kami
Penyebar rahmat di negeri yang hampir mati
REFF:
Hujan adalah rahmat
Tak turun karna kita maksiat
Tak turun karna kita tak mau berzakat
Hujan adalah rahmat
Segera turun untuk kaum yang taat
Doa al-Imam penerap Syari’at
Pemimpin yang sayang kepada rakyat
Judul: RAMADHAN PENUH BERKAH | Lirik: Umar Abdullah | Lagu/ Musik : Dedy Arif Fasihin
Jika masuk Ramadhan hati senang tak terkira
Lihat bulan sabit di ufuk barat tersenyum manja
Memasuki bulan agung yang penuh berkah
Ada malam al-Qadar di likuran akhir Ramadhan
Jibril dan malaikat lainnya turun ke dunia atur segala urusan
Malam turunnya al-Qur`an lebih baik dari seribu bulan
Reff:
Ramadhan bulan sabar
Puasanya diwajibkan, tarawihnya dianjurkan
Hanya yang sabar yang mampu menegakkan
Berpuasalah karena Allah
Bahagia di saat buka, bahagia saat memandang Allah
Dan balasan orang yang sabar hanyalah Surga
Ramadhan bulan kita banyak-banyak menolong
Siapa yang memberi makanan berbuka, siapa yang ringankan beban bawahannyaAllah ‘kan ampuni dosa-dosanya, Allah ‘kan bebaskan dia dari neraka
Ramadhan Bulan Allah menambahkan rizki orang yang beriman
Banyak-banyaklah belajar al-Qur`an dan bersedekah
Ya Allah tiada tuhan selain Engkau, ampunilah kami, hindarkan kami dari neraka, dan masukkan kami ke Surga
Reff: 2X
Judul: BOBOK ANAKKU | irik/ lagu: Umar Abdullah | Music: Dedy Arif | Vocal: Umar, Dedy, Fathimah, Abdullah, Taqiyuddin, Muhammad
Bobok bobok anakku mau bobok
Bobok bobok anakku sudah ngantuk
Bobok bobok anakku mau bobok
Bobok bobok anakku sudah ngantuk
Bismika Allaahumma ahyaa wa bismika amuut
Ya Allah dengan namaMu hidupku juga matiku
Aamiin 3X
Judul: KENAPA HARUS SHALAT? | Lirik: Umar Abdullah | Lagu: Dedy Arif | Vocal: Taqiyuddin, Fathimah, Abdullah
Kak, kenapa sih kita harus shalat?
Karena kita hamba Allah yang banyak terima nikmat
Maka pantas kita bersyukur kepada-Nya dengan shalat
Bang, kenapa sih kita harus shalat?
Karena shalat cegah kita berbuat maksiat
Siapa yang sempurna shalatnya dimaafkan dosa-dosa lainnya
REFF
Siapa yang tegakkan shalat, ia berhak masuk surga
Siapa yang tinggalkan shalat, neraka tempat akhirnya
Allah menolong kita jika kita sabar dan shalat
Doa setelah shalat pasti diijabah
Judul Lagu: Kiamat tak Datang Sebelum… (Nak, Kenapa Kau Tanya Itu?) | Lirik: Umar Abdullah | Lagu: Dedy Arif/ Umar Abdullah | Vocal: Umar Abdullah/ Dedy Arif | Vocal Anak-anak: Abdullah Musa, Fathimah NJL, Taqiyuddin Abdurrahman Leboe
Bi.. bi… tahun 2012 itu kiamat ya Bi?
Nak, kenapa kau tanya itu
Nak, janganlah percaya isyu
Kiamat pasti datang, tapi bukan dengan ramalan
Kiamat pasti datang, tapi bukan dengan perhitungan
Nak, Kiamat itu hal ghaib
Infonya dari yang tahu ghaib
Hanya dari Allah dan Rasul yang diridhai-Nya
Hanya dalam al-Qur`an dan dalam sunnah nabi-Nya
Reff:
Kiamat tak datang sebelum Khilafah tampil lagi
Kiamat tak datang sebelum muncul Imam AL-Mahdi
Kiamat tak datang sebelum Nabi Isa turun lagi
Kiamat tak datang sebelum hancurNYA Dajjal juga Yahudi
Ya Allah jadikan hamba, seorang tentara
dalam barisan Muhammad, sang Imam Mahdi
Ya Allah jika sang ajal, mencegah hamba,
jadikan anakku ini, penerus perjuangan suci.
Dengarkan lagu:
Judul Lagu: PAHIT (Pendidikan di Ketiak Kapitalis) | Lirik: Umar Abdullah| Lagu/ Musik: Dedy Arif Fasihin | Vocal: Dedy, Umar, Fathimah, Abdullah
Ada brosur sampai ke tanganku pagi itu
Penerimaan siswa SD tahun ajaran baru
Sekolah Swasta Islam Terpadu
Biaya Pengembangan 8 juta SPPnya sebulan 400 ribu
Sekarang banyak pendidikan dibikin kaum Islamis
Katanya pendidikan kok jadi ajang bisnis
Apa bedanya dengan kaum kapitalis
Yang bisa sekolah di sana cuma anak kaum borjuis
Dulu Muhammadiyah bangkit tanamkan Islam dari sekolah
Susah payah didik anak bangsa walau ditekan penjajah
Semboyannya sungguh-sungguh mulia
hidup-hidupilah Muhammadiyah dan jangan cari hidup dari Muhammadiyah! Lanjutkan
Judul: TAUBAT SANG PENDOSA | Lirik/ Lagu: Anto Aprianto | Musik: Dedy Arif | Vocal: Anto Aprianto, Fathimah NJL
Meniti jalanMu ya Rabbiy
Yang terjal, berliku, dan berduri
Terkadang kulelah tertatih terantuk
Mencoba menggapai uluranMu
Mungkinkah linangan penyesalanku
Kan dapat hantarkan ke perjamuanMu
Reff:
Kubersujud di bumiMu harapkan ampunan
oh.. oh..
Hingga tiada lagi noda yang melingkupiku
oh.. oh..
Meretas jalanMu ya Rabbiy
Yang panjang penuh coba dan goda menerjang
Terkadang memaksaku kembali berlari
Mencoba menghindar dari uluranMu
Mungkinkah linangan penyesalanku
Kan dapat hantarkan ke perjamuanMu
Sekian lama kutercelup dalam lubangan hitam
Memenjarakan sgala kefitrahan
Memaksaku tuk berpaling dari kasihMu
Duhai Rabbiy wahai Dzat Maha penerima taubat
Angkatlah aku dari lumpur nista
Basuhlah aku dengan cinta dan kasihMu
Reff: 2X
Kubersujud di bumiMu harapkan ampunan
Atas dosa yang kuperbuat selama ini
Hingga tiada lagi noda yang melingkupiku
Ya Rabbiy trimalah taubat sang pendosa ini
Anda dapat berlangganan artikel dari MediaIslamNet | portal opini dan solusi islami dengan menggunakan alamat email Anda untuk mendapatkan update artikel terbaru langsung ke inbox email Anda. Caranya mudah saja, tuliskan alamat email Anda pada kolom di bawah ini, kemudian klik Sign Up!
| Sen | Sel | Rab | Kam | Jum | Sab | Ming |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Jan | ||||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | ||||