Portal Opini dan Solusi Islami
  • Editorial
  • Lagu Ideologis
  • Remaja
  • Reportase
  • Video
  • Masuk log
MediaIslamNet
  • Beranda
  • Profil MIN
  • Radio Network
  • Pesantren Media
  • Pernik
    • Catatan Perjalanan
    • Fiksi
    • Homeschooling
    • Inspirasi
    • Kisah Teladan
  • Download
    • E-Book
    • File VOI
    • Lagu Ideologis
    • Master IT
  • Konsultasi
    • Anak Muda
    • Akidah dan Ibadah
    • Ekonomi Islam
    • Keluarga
    • Sensasi Seks Sesuai Syariah
Browsing: / Home / 2010 / Juli / Dua Jual Beli dalam Satu Jual Beli
Print Email Shortlink

Dua Jual Beli dalam Satu Jual Beli

By admin on Sabtu, 24 Juli 2010 in Ekonomi Islam, Konsultasi

Pertanyaan:

Assalaamu’alaikum. Pak saya eko di manyaran. mau tanya pa yang dimaksud dengan larangan 2 jual beli dalam 1 jual beli. Gimana klo kita mengtkan kepada pembeli jika barang ini kontan maka harganya 1000 jika diutang 1500 ? Syukron. (dari +62852292XXXX)

Jawaban:

Rasulullah saw melarang yakni mengharamkan adanya dua transaksi jual beli dalam satu aqad jual beli dan itu ditunjukkan oleh hadits berikut :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعَتَيْنِ فِي بَيْعَةٍ وَفِي الْبَاب عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو وَابْنِ عُمَرَ وَابْنِ مَسْعُودٍ قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ أَهْلِ الْعِلْمِ وَقَدْ فَسَّرَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ قَالُوا بَيْعَتَيْنِ فِي بَيْعَةٍ أَنْ يَقُولَ أَبِيعُكَ هَذَا الثَّوْبَ بِنَقْدٍ بِعَشَرَةٍ وَبِنَسِيئَةٍ بِعِشْرِينَ وَلَا يُفَارِقُهُ عَلَى أَحَدِ الْبَيْعَيْنِ فَإِذَا فَارَقَهُ عَلَى أَحَدِهِمَا فَلَا بَأْسَ إِذَا كَانَتْ الْعُقْدَةُ عَلَى أَحَدٍ مِنْهُمَا قَالَ الشَّافِعِيُّ وَمِنْ مَعْنَى نَهْيِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعَتَيْنِ فِي بَيْعَةٍ أَنْ يَقُولَ أَبِيعَكَ دَارِي هَذِهِ بِكَذَا عَلَى أَنْ تَبِيعَنِي غُلَامَكَ بِكَذَا فَإِذَا وَجَبَ لِي غُلَامُكَ وَجَبَتْ لَكَ دَارِي وَهَذَا يُفَارِقُ عَنْ بَيْعٍ بِغَيْرِ ثَمَنٍ مَعْلُومٍ وَلَا يَدْرِي كُلُّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا عَلَى مَا وَقَعَتْ عَلَيْهِ صَفْقَتُهُ (رواه الترمذي

Dari Abu Hurairah menyatakan bahwa Rasulullah saw telah melarang dua transaksi jual beli dalam satu aqad jual beli.

Menurut Imam At-Tirmidzi yang meriwayatkan hadits tersebut bahwa para ahli ilmu yakni para fuqaha dan mujtahidin telah menggunakan hadits tersebut untuk mendasari sikap mereka dan sebagian dari mereka menafsirkan bahwa yang dimaksudkan dengan dua transaksi jual beli dalam satu aqad jual beli (بَيْعَتَيْنِ فِي بَيْعَةٍ), contohnya adalah : seseorang berkata saya akan menjual pakaian kepada anda dengan kontan seharga 10 dinar dan dengan cara angsuran dengan harga 20 dinar dan tidak ada pemisah di antara salah satu dari dua jenis transaksi tersebut. Lalu jika ada pemisah di antara keduanya maka itu adalah halal bila aqad diberlangsungkan terhadap salah satunya saja. Imam Asy-Syafi’i menyatakan makna dari larangan Nabi Muhammad saw terhadap بَيْعَتَيْنِ فِي بَيْعَةٍ, adalah seseorang berkata saya akan menjual rumah saya ini kepada anda dengan harga sekian dengan syarat anda harus menjual budak milik anda kepada saya dengan harga sekian, lalu jika budak anda itu telah diserahkan kepada saya maka saya pun akan menyerahkan rumah saya kepada anda, dan transaksi jual beli ini tentu saja berbeda dengan jual beli yang tidak disertai dengan adanya harga yang jelas serta tidak diketahui salah satu dari keduanya mana aqad yang berlaku kepadanya.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ بَاعَ بَيْعَتَيْنِ فِي بَيْعَةٍ فَلَهُ أَوْكَسُهُمَا أَوْ الرِّبَا (رواه ابو داود

Dari Abu Hurairah berkata bahwa Nabi saw menyatakan siapa saja melakukan dua transaksi jual beli dalam satu aqad jual beli, maka yang halal baginya adalah salah satunya atau dia sama dengan melakukan riba

Dengan demikian, sifat jual beli yang ditanyakan oleh Eko di Manyaran adalah halal jika tidak dilakukan dalam satu aqad transaksi jual beli. Artinya, si pedagang memang menyatakan kepada para pembeli bahwa dia akan menjual barang dagangannya misal satu buah pesawat TV 21” seharga dua juta rupiah jika kontan dan jika dibayar dengan mengangsur alias kredit alias mencicil selama 10 bulan maka angsuran setiap bulannya adalah 250 ribu rupiah. Praktik ini adalah halal, jika dilakukan dalam aqad transaksi jual beli masing-masing alias secara terpisah, yakni ketika disepakati kontan, maka aqad kontanlah yang berlaku dan ketika disepakati kredit maka aqad kredit yang berlaku. Jadi ketentuan pokoknya adalah haram terjadinya dua aqad dalam satu aqad dan inilah yang dimaksudkan oleh Nabi Muhammad saw ketika beliau melarang عَنْ بَيْعَتَيْنِ فِي بَيْعَ. Hal ini semakin jelas ketika memperhatikan pernyataan Rasulullah saw lainnya yakni مَنْ بَاعَ بَيْعَتَيْنِ فِي بَيْعَةٍ فَلَهُ أَوْكَسُهُمَا أَوْ الرِّبَا, yang menunjukkan bahwa yang halal adalah satu transaksi jual beli dalam satu aqad, jika ada dua transaksi jual beli dalam satu aqad maka itu adalah haram dan sama saja dengan riba. Demikian juga maksud dari hadits Nabi Muhammad saw berikut :

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ شُعَيْبٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ أَبِيهِ حَتَّى ذَكَرَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرٍو أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَحِلُّ سَلَفٌ وَبَيْعٌ وَلَا شَرْطَانِ فِي بَيْعٍ وَلَا رِبْحُ مَا لَمْ يُضْمَنُ وَلَا بَيْعُ مَا لَيْسَ عِنْدَكَ قَالَ أَبُو عِيسَى وَهَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ قَالَ إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ قُلْتُ لِأَحْمَدَ مَا مَعْنَى نَهَى عَنْ سَلَفٍ وَبَيْعٍ قَالَ أَنْ يَكُونَ يُقْرِضُهُ قَرْضًا ثُمَّ يُبَايِعُهُ عَلَيْهِ بَيْعًا يَزْدَادُ عَلَيْهِ وَيَحْتَمِلُ أَنْ يَكُونَ يُسْلِفُ إِلَيْهِ فِي شَيْءٍ فَيَقُولُ إِنْ لَمْ يَتَهَيَّأْ عِنْدَكَ فَهُوَ بَيْعٌ عَلَيْكَ قَالَ إِسْحَقُ يَعْنِي ابْنَ رَاهَوَيْهِ كَمَا قَالَ قُلْتُ لِأَحْمَدَ وَعَنْ بَيْعِ مَا لَمْ تَضْمَنْ قَالَ لَا يَكُونُ عِنْدِي إِلَّا فِي الطَّعَامِ مَا لَمْ تَقْبِضْ قَالَ إِسْحَقُ كَمَا قَالَ فِي كُلِّ مَا يُكَالُ أَوْ يُوزَنُ قَالَ أَحْمَدُ إِذَا قَالَ أَبِيعُكَ هَذَا الثَّوْبَ وَعَلَيَّ خِيَاطَتُهُ وَقَصَارَتُهُ فَهَذَا مِنْ نَحْوِ شَرْطَيْنِ فِي بَيْعٍ وَإِذَا قَالَ أَبِيعُكَهُ وَعَلَيَّ خِيَاطَتُهُ فَلَا بَأْسَ بِهِ أَوْ قَالَ أَبِيعُكَهُ وَعَلَيَّ قَصَارَتُهُ فَلَا بَأْسَ بِهِ إِنَّمَا هُوَ شَرْطٌ وَاحِدٌ قَالَ إِسْحَقُ كَمَا قَالَ قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ حَكِيمِ بْنِ حِزَامٍ حَدِيثٌ حَسَنٌ قَدْ رُوِيَ عَنْهُ مِنْ غَيْرِ وَجْهٍ رَوَى أَيُّوبُ السَّخْتِيَانِيُّ وَأَبُو بِشْرٍ عَنْ يُوسُفَ بْنِ مَاهَكَ عَنْ حَكِيمِ بْنِ حِزَامٍ قَالَ أَبُو عِيسَى وَرَوَى هَذَا الْحَدِيثَ عَوْفٌ وَهِشَامُ بْنُ حَسَّانَ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ حَكِيمِ بْنِ حِزَامٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهَذَا حَدِيثٌ مُرْسَلٌ إِنَّمَا رَوَاهُ ابْنُ سِيرِينَ عَنْ أَيُّوبَ السَّخْتِيَانِيِّ عَنْ يُوسُفَ بْنِ مَاهَكَ عَنْ حَكِيمِ بْنِ حِزَامٍ هَكَذَا (رواه الترمذي

سَلَفٌ وَبَيْعٌ = اَنْ يَقُوْلَ بِعْتُكَ هَذِهِ السِّلْعَةَ بِكَذَا عَلَى اَنْ تُقْرِضَنِيْ كَذَا

اَلْقَصَارَةُ = تَحْوِيْرُ الثِّيَابِ وَتَبَيُّضُهَا

حَدَّثَنَا حَسَنٌ وَأَبُو النَّضْرِ وأَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ قَالُوا حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا عَنْ أَبِيهِ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صَفْقَتَيْنِ فِي صَفْقَةٍ وَاحِدَةٍ قَالَ أَسْوَدُ قَالَ شَرِيكٌ قَالَ سِمَاكٌ الرَّجُلُ يَبِيعُ الْبَيْعَ فَيَقُولُ هُوَ بِنَسَاءٍ بِكَذَا وَكَذَا وَهُوَ بِنَقْدٍ بِكَذَا وَكَذَا (رواه احمد

[Ust. Ir. Abdul Halim]

dari +62852292XXXX

Share this on: Mixx Delicious Digg Facebook Twitter
jual-belikonsultasi ekonomi islam
  • Related Stories
  • Most Popular
  • “Lesbianis Diserang, Liberalis dan Dajjalis Meradang”
  • Bahasa Iblis dalam Politik Kaum Liberalis
  • Diskusi Aktual Pesantren Media: “Lesbianis Diserang, Liberalis dan Dajjalis Meradang”
  • Doa Sang Penghafal al-Quran
  • “Hal Janggal dalam Proyek Pemerintah”
  • [file] Voice of Islam edisi 59 (1-15 Mei 2012)
  • Gundukan Tanah Merah
  • Sejarah Perayaan Tahun Baru Berbagai Bangsa dan Umat di Dunia
  • [mp3] Tragedi Semangka Satu Biji
  • [mp3] Pemuda
  • Pelajaran Berharga untuk Satpol PP
  • [mp3] Saatnya Khilafah Memimpin Dunia
← Previous Next →

Nasihat Hari Ini

AKIBAT SELALU MENGUKUR DENGAN DUNIA: “Barangsiapa yang di pagi harinya telah mengadukan kesulitan hidupnya kepada sesamanya, berarti ia menyesali Rabb-nya (berarti ia tidak mensyukuri rizki yang telah Allah berikan kepadanya). Barang siapa yang di pagi harinya telah merasa sedih dengan urusan dunia yang menimpa dirinya, berarti ia sejak pagi-pagi telah membenci Allah (ia tidak sabar dan tidak rela atas takdir yang telah diberikan Allah kepadanya). Barangsiapa yang merendahkan dirinya kepada orang kaya disebabkan kekayaannya, maka hilanglah dua pertiga imannya” (Ajaran Islam mengungkapkan bahwa menghormati seseorang hendaknya hanya didasarkan atas ilmunya, budinya, ketaqwaannya dan bukan karena hartanya). — Hadits Rasulullah saw.

Kategori

  • Download (64)
    • File VOI (50)
    • Madina Project (7)
    • Top Issue (7)
  • Editorial (74)
  • Konsultasi (254)
    • Akidah dan Ibadah (74)
    • Anak Muda (39)
    • Ekonomi Islam (102)
    • Keluarga (8)
    • Sensasi Seks Sesuai Syariah (30)
  • Lagu Ideologis (42)
  • Pernik (506)
    • Catatan Perjalanan (8)
    • Celoteh Anak (1)
    • Cewek Only (6)
    • Doa Seorang Hamba (4)
    • Female (4)
    • Fiksi (34)
    • Harmoni (3)
    • Homeschooling (32)
    • Info (64)
    • Inspirasi (31)
    • Jadwal Siaran VOI (2)
    • Karya Santri (41)
    • Keluarga Sakinah (23)
    • Kisah Teladan (56)
    • Konsultasi Surat (30)
    • Media Watch (2)
    • Mutiara Hadits (3)
    • Nasihat (5)
    • Opini (33)
    • Parenting (5)
    • Puisi (1)
    • Remaja (49)
    • Reportase (30)
    • Resensi (4)
    • Ruhiyah (3)
    • Sejarah (1)
    • Titian Ideologi (19)
    • Wawancara (12)
  • Video (17)

Tweet

Top 10 (Artikel Acak)

  • Staring into the Enemy’s Eyes - 1.046 views
  • Korupsi Patut Dibenci - 362 views
  • VOI: Remaja Bermasalah - 195 views
  • VOI: Haruskah Merayakan Tahun Baru? - 176 views
  • VOI: Kismis dan Jahe - 168 views
  • VOI: Bagiku Agamaku, Bagimu Agamamu - 166 views
  • VOI: Pengintai di Sekitar Kita - 162 views
  • VOI: Rubrik PUISI - 161 views
  • VOI: Haruskah Membatasi Jumlah Kelahiran? - 157 views
  • VOI: Perayaan Tahun Baru 1 Januari - 153 views

Popular Posts

  • Petting dengan Pacar (33,281)
  • Hukum Oral Seks (30,049)
  • Berhubungan Intim dengan Istri Melalui Berbagai Variasi Gaya (26,861)
  • Hukum Rebonding dalam Islam (22,219)
  • Posisi Hubungan Intim Saat Istri Hamil (19,006)
  • Suami Minta Berhubungan Seks dengan Istri Setiap Hari (18,769)
  • Bolehkah Telanjang Saat Berhubungan dengan Istri? (16,185)
  • Bolehkah Belajar Seks dari Film Porno? (11,945)
  • Sejarah Penulisan, Pengumpulan, dan Penyalinan al-Quran (7,687)
  • Pilih Mana: Meredam atau Menyalurkan Nafsu Seks? (7,639)
MediaIslamNet on Facebook

Statistik

free counters Free Page Rank Tool

Newsletter

  • Agenda
  • Harmoni
  • Keluarga Sakinah
  • Opini
  • Titian Ideologi

CopyLeft © 2012 MediaIslamNet.

Powered by WordPress and News.