Portal Opini dan Solusi Islami
  • Editorial
  • Lagu Ideologis
  • Remaja
  • Reportase
  • Video
  • Masuk log
MediaIslamNet
  • Beranda
  • Profil MIN
  • Radio Network
  • Pesantren Media
  • Pernik
    • Catatan Perjalanan
    • Fiksi
    • Homeschooling
    • Inspirasi
    • Kisah Teladan
  • Download
    • E-Book
    • File VOI
    • Lagu Ideologis
    • Master IT
  • Konsultasi
    • Anak Muda
    • Akidah dan Ibadah
    • Ekonomi Islam
    • Keluarga
    • Sensasi Seks Sesuai Syariah
Browsing: / Home / 2010 / Mei / Melarang Istri Bekerja
Print Email Shortlink

Melarang Istri Bekerja

By admin on Selasa, 4 Mei 2010 in Keluarga, Konsultasi

knowledgeflow.com

Tanya:

Assalaamu ‘alaikum wr wb. Saya seorang suami muslim. Telah menikah 1 thn. Saya mempunyai satu masalah yang dari awal pernikahan hingga sekarang tidak kunjung selesai. Itu mengenai masalah pekerjaan istri. Saya melarang istri bekerja sampai larut malam (dr jm 8 pagi hingga 10 mlm sampe rumah), karena saya takut istri saya kelelahan. Namun dia menolak untuk menuruti saya dengan alasan dia masih punya tanggungan ayah, adik serta kakaknya. Saya sudah mencoba meyakinkan istri saya bahwa untuk saya bersedia memberikan nafkan pada keluarganya tiap bulan sekemampuan saya. Namun istri tetap beranggapan bahwa pemberian saya pasti tidak akan cukup dan dia kuat beranggapan saya tidak akan ridha atas uang yang saya keluarkan. Selama percekcokan ini seringkali istri marah dengan nada tinggi yang pada akhirnya membuat saya melakukan hal yang sama (marah). Dari hal ini, kiranya bapak mau memberikan solusi pada saya tentang bagaimana sikap yang harus saya ambil? Terimakasih atas solusinya. Semoga Allah memberikan kekuatan pada saya. Amien
Rahmat Hoiruddin (via e-mail)

Jawab:

‘Alaykum salam wr. wb.

Bagi kaum wanita, telah dijelaskan oleh Islam bahwa hukum bekerja adalah mubah. Mereka pun tidak punya kewajiban menanggung beban hidup keluarganya (termasuk orang tua dan saudara-saudaranya). Kaum prialah/para suami yang berkewajiban menafkahi keluarganya dan orang tuanya. Allah Ta’ala berfirman:

“Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma`ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya.”(Al Baqarah: 233)

Apa yang akhi lakukan sudah benar, mengingatkan dan menasihati istri. Sampaikan juga bahwa istri ada kewajiban untuk TAAT pada suami dan melayani kebutuhan suami. Tidak sepantasnya bila seorang istri mengabaikan kewajiban pada suami dan anak, apalagi sampai melawan suami, hanya untuk perkara yang mubah bukan wajib. Toh, akhi sebagai suami sudah menyatakan siap membantu nafkah keluarga istri semampu yang bisa diberikan.

Katakan dengan rasa cinta dan kelembutan, bahwa akhi takut bila istri termasuk golongan wanita yang dimurkai Allah karena mengabaikan kewajiban di rumah tangga dan bersikap keras pada suami. Sampaikan bahwa nasihat itu disampaikan karena dorongan rasa cinta, bukan karena egois.

Ingatkan juga tentang pentingnya hidup sederhana dan mensyukuri rizki Allah sepenuh hati. Bila istri memang ingin bekerja, maka cobalah merintis usaha di rumah sehingga tidak mengabaikan kewajiban pokok di rumah tangga. Atau bila bekerja pun maka bekerja paruh waktu yang tidak menyita waktu banyak, menjadi guru privat misalnya.

Semoga Allah tetap mengikat hati akhi dan istri dalam naungan rumah tangga yang sakinah, mawaddah wa rahmah. [M. Iwan Januar]

Share this on: Mixx Delicious Digg Facebook Twitter
bekerjakeluarga
  • Related Stories
  • Most Popular
  • “Lesbianis Diserang, Liberalis dan Dajjalis Meradang”
  • Bahasa Iblis dalam Politik Kaum Liberalis
  • Diskusi Aktual Pesantren Media: “Lesbianis Diserang, Liberalis dan Dajjalis Meradang”
  • Doa Sang Penghafal al-Quran
  • “Hal Janggal dalam Proyek Pemerintah”
  • [file] Voice of Islam edisi 59 (1-15 Mei 2012)
  • Gundukan Tanah Merah
  • Sejarah Perayaan Tahun Baru Berbagai Bangsa dan Umat di Dunia
  • [mp3] Tragedi Semangka Satu Biji
  • [mp3] Pemuda
  • Pelajaran Berharga untuk Satpol PP
  • [mp3] Saatnya Khilafah Memimpin Dunia
← Previous Next →

Nasihat Hari Ini

EMPAT PENGAMAN: Bintang adalah pengaman penduduk langit. Bila bintang hancur lebur, berarti putusan Allah telah menimpa penduduk langit. Keluargaku adalah pengaman umatku (ulama pewaris para Nabi). Bila keluargaku hilang dari permukaan bumi, maka bencana akan menimpa umatku (lahirlah bid’ah, hawa nafsu merajai, akidah berserakan). Aku adalah pelindung bagi sahabatku. Bila aku mati, maka putusan akan menimpa sahabatku (fitnah, perpecahan). Gunung adalah pengaman bagi penduduk bumi, bila gunung lenyap, maka putusan akan menimpa penduduk bumi (musibah dan bencana). — Hadits Rasulullah saw.

Kategori

  • Download (64)
    • File VOI (50)
    • Madina Project (7)
    • Top Issue (7)
  • Editorial (74)
  • Konsultasi (254)
    • Akidah dan Ibadah (74)
    • Anak Muda (39)
    • Ekonomi Islam (102)
    • Keluarga (8)
    • Sensasi Seks Sesuai Syariah (30)
  • Lagu Ideologis (42)
  • Pernik (506)
    • Catatan Perjalanan (8)
    • Celoteh Anak (1)
    • Cewek Only (6)
    • Doa Seorang Hamba (4)
    • Female (4)
    • Fiksi (34)
    • Harmoni (3)
    • Homeschooling (32)
    • Info (64)
    • Inspirasi (31)
    • Jadwal Siaran VOI (2)
    • Karya Santri (41)
    • Keluarga Sakinah (23)
    • Kisah Teladan (56)
    • Konsultasi Surat (30)
    • Media Watch (2)
    • Mutiara Hadits (3)
    • Nasihat (5)
    • Opini (33)
    • Parenting (5)
    • Puisi (1)
    • Remaja (49)
    • Reportase (30)
    • Resensi (4)
    • Ruhiyah (3)
    • Sejarah (1)
    • Titian Ideologi (19)
    • Wawancara (12)
  • Video (17)

Tweet

Top 10 (Artikel Acak)

  • Staring into the Enemy’s Eyes - 1.046 views
  • VOI: Remaja Bermasalah - 199 views
  • VOI: Haruskah Merayakan Tahun Baru? - 176 views
  • VOI: Bagiku Agamaku, Bagimu Agamamu - 173 views
  • VOI: Kismis dan Jahe - 170 views
  • VOI: Haruskah Membatasi Jumlah Kelahiran? - 168 views
  • VOI: Rubrik PUISI - 167 views
  • VOI: Pengintai di Sekitar Kita - 164 views
  • VOI: Perayaan Tahun Baru 1 Januari - 154 views
  • Diskusi Aktual - 152 views

Popular Posts

  • Petting dengan Pacar (33,513)
  • Hukum Oral Seks (30,250)
  • Berhubungan Intim dengan Istri Melalui Berbagai Variasi Gaya (27,009)
  • Hukum Rebonding dalam Islam (22,342)
  • Posisi Hubungan Intim Saat Istri Hamil (19,188)
  • Suami Minta Berhubungan Seks dengan Istri Setiap Hari (18,912)
  • Bolehkah Telanjang Saat Berhubungan dengan Istri? (16,280)
  • Bolehkah Belajar Seks dari Film Porno? (11,997)
  • Sejarah Penulisan, Pengumpulan, dan Penyalinan al-Quran (7,840)
  • Pilih Mana: Meredam atau Menyalurkan Nafsu Seks? (7,697)
MediaIslamNet on Facebook

Statistik

free counters Free Page Rank Tool

Newsletter

  • Agenda
  • Harmoni
  • Keluarga Sakinah
  • Opini
  • Titian Ideologi

CopyLeft © 2012 MediaIslamNet.

Powered by WordPress and News.