[puisi] Berita dari Jalur Gaza
Maka kebohongan besar bagi mereka yang menyerukan Jihad Diplomasi. Kejam bagi mereka yang menyerukan perdamaian. Bengis bagi mereka yang menyerukan rekonsiliasi. Pengecut bagi yang hanya bisa diam. Tak akan pernah ada damai dengan sekumpulan setan manusia!! Tak ada kesepakatan bagi para penjahat-penjahat dunia!! Tak ada lagi kompromi untuk saat ini untuk hancurkan HAM dan Demokrasi!! Karena hanya menjadi topeng-topeng untuk memperbudak manusia.
Dosa yang Paling Berat Siksaannya
Berdasarkan hadits shahih dosa yang paling berat siksaannya adalah mempersekutukan Allah SWT. Pelakunya tidak akan mendapat ampunan dari Allah dan tidak akan bisa masuk ke dalam jannah.
Sita Kekayaan tak Wajar Semua Pejabat
Lihatlah bagaimana keketatan Umar bin Khaththab memeriksa kekayaan Abu Hurairah ra seorang sahabat nabi yang diangkatnya sebagai Gubernur Bahrain. Kekayaan yang sebenarnya halal, namun karena posisinya sebagai pejabat, Umar bin Khaththab melarang para pejabatnya melakukan kegiatan lain selain mereka mencurahkan segenap perhatian dan tenaganya untuk menunaikan tugas pekerjaan yang dipercayakan kepadanya.
Suami Mengancam Cerai
Tapi saya perlu mengingatkan jangan sembarangan memainkan kata talak. Khususnya bagi suami. Dan jangan pula istri seenaknya mengabaikan suaminya. Dengan gampangnya seringkali justru istri yang menantang untuk dicerai. Misalnya ketika dikatakan jangan pergi, kalau pergi saya talak. Maka istri jangan mengatakan: Talak aja. Siapa takut. Dan dengan entengnya dia pergi.
Teman Misterius
Saya Zahra di Kapuas-Kalteng. Saya punya teman yang baru 1 tahun ini saya kenal lewat hp. Sampai sekarang saya belum pernah bertemu dengan teman saya itu. Umur kami berbeda 10 th. Dulu dia pernah bilang sama saya kalau dia suka saya dan mencintai saya. Tapi saya menolak dengan baik-baik kalau saya masih ingin sekolah. Dia pun menerima keputuan saya itu.
Kisah Ashhabul Kahfi [03]
Tatkala salah seorang di antara para pemuda itu keluar dari gua menuju ke kota mencari makanan untuk kawan-kawannya, ia menyamar dengan tidak melalui jalan-jalan umum. Ia tercengang ketika melihat beberapa bangunan kota yang tidak pernah dikenalnya. Begitu pula ketika bertemu dan berpapasan dengan orang-orang yang tidak pernah dikenalnya.
