5 Responses

  1. hardiyanti
    hardiyanti Sabtu, 20 Februari 2010 at 15:04 | | Reply

    aku suka cerpen-cerpenya, sosial bgt !!!
    voice of islam jam siaranya di tambah dong !!!!

  2. Cicin Yulianti
    Cicin Yulianti Senin, 22 Februari 2010 at 13:04 | | Reply

    gundukan tanah merah…
    sisi lain nafas kehidupan…

    termakna sebagai ada dan tiada ‘dunia’,
    Hanya bagi mereka yang berpikir dan terpikir karenanya…

    tertegun…
    membangun duka, atau
    bangkit menggapai kesejatiannya…

    Untuk perjuangan tiada akhir…
    ‘Gundukan tanah merah’, pertanda ingatannya

    1. Nafiisah FB
      Nafiisah FB Selasa, 23 Februari 2010 at 19:37 | | Reply

      perjuangan tiada akhir…semoga aku, kamu, mereka …kita … kan selalu bertahan dalam baranya.

  3. Ummu Mujahid09
    Ummu Mujahid09 Selasa, 23 Februari 2010 at 06:34 | | Reply

    Mbak Nafiis, nggak nyangka ternyata akhir kisahnya gundukan tanah merah tragis banget
    Terinspirasi pas naik KRL yaa…

    1. Nafiisah FB
      Nafiisah FB Selasa, 23 Februari 2010 at 19:46 | | Reply

      Iya.;) Naik KRL, mencicipi ketragisan hidup di bawah kepemimpinan kapitalisme. :(

Leave a Reply